comscore

Populer Internasional: Persiapan Dialog Lintas Agama hingga Pria Australia Dilarang Tinggalkan Israel

Fajar Nugraha - 30 Desember 2021 09:13 WIB
Populer Internasional: Persiapan Dialog Lintas Agama hingga Pria Australia Dilarang Tinggalkan Israel
Duta Besar Indonesia untuk Spanyol Muhammad Najib saat berkunjung ke Masjid Besar Granada pada 23 Desember 2021. (Kemenlu RI)

 
"Sebanyak dua anggota milisi pro-rezim tewas dalam serangan Israel," kata Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris, seperti dikutip AFP, Kamis, 30 Desember 2021.
 
Mereka meninggal karena luka berat di rumah sakit di Latakia pada Rabu, 29 Desember 2021. Sementara itu, tiga pejuang milisi lainnya terluka.

Seberapa parah akibat dari serangan Israel itu? Simak di sini.

3. Terlibat Utang, Pria Australia Dilarang Tinggalkan Israel Selama 8.000 Tahun

Pria Australia dilarang meninggalkan Israel selama 8.000 tahun sampai dia melunasi utang masa depan USD2,4 juta. Utang tersebut merupakan tanggungan yang dikenakan pengadilan Israel kepada Noam Huppert, 44, atas biaya untuk menghidupi keluarganya.
 
Dikutip dari Guardian, Kamis, 30 Desember 2021, Huppert mesti tinggal di Israel hingga 31 Desember 9999 sesuai putusan pengadilan keluarga Israel, kecuali utangnya dilunasi. Huppert telah 'terjebak' di Israel untuk lebih dekat dengan anak-anaknya, setelah mantan pasangannya, seorang warga negara Israel, pindah ke sana.
 
Mantan istrinya kemudian membawa Huppert ke pengadilan keluarga Israel, yang mengeluarkan pelarangan keluar bagi Huppert. Ahli kimia analitik sebuah perusahaan farmasi itu mengatakan dirinya 'dianiaya' pengadilan Israel.
Apa yang menyebabkan pria itu mendapatkan hukuman sangat berat? Selanjutnya di sini.

(FJR)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id