Hasil Pilpres AS Tak Bisa Diprediksi Lewat Jajak Pendapat

    Marcheilla Ariesta - 23 Oktober 2020 05:46 WIB
    Hasil Pilpres AS Tak Bisa Diprediksi Lewat Jajak Pendapat
    Presiden AS Donald Trump dan Capres dari Partai Demokrat Joe Biden saat bertarung di debat pertama. Foto: AFP
    Jakarta: Hasil jajak pendapat sudah tidak relevan lagi untuk digunakan untuk memprediksi pemenang pemilihan presiden di Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Smartmatic, Gracia Hilman.

    Berdasarkan hasil jajak pendapat sementara, calon presiden dari Demokrat, Joe Biden masih unggul dari petahana Presiden Donald Trump. Namun, hal ini bisa saja berbalik seperti yang terjadi pada pilpres 2016 silam.

    Hilman, yang perusahaannya membangun dan menerapkan sistem pemungutan suara elektronik, menuturkan di masa lalu hasil jajak pendapat hampir selalu menggambarkan hasil akhir dari pemilu di AS. Namun, saat ini hal itu sudah tidak lagi berlaku.

    "Saya pikir cara kita membuat jajak pendapat untuk memprediksi hasil yang berpengaruh di masa lalu, tidak lagi berlaku sekarang. Banyak sekali faktor yang mendasari dan orang-orang sudah bijak mengenai jajak pendapat," ucap Hilman kepada awak media secara virtual, Kamis, 22 Oktober 2020.

    "Semua tergantung siapa yang melakukan polling, kapan pengambilannya, bagaimana pertanyaannya, siapa yang mereka tanyakan, berapa besar sampelnya," imbuhnya.

    Menurut Hilman, jajak pendapat memang dapat menunjukkan sesuatu. Namun, dia tidak akan mengatakan jika polling merupakan alat prediksi yang tepat dan akurat untuk hasil 3 November mendatang.

    "Ini tergantung pada kandidat dan kemampuan keuangan, serta sumber daya manusia untuk menempatkan orang-orang mereka di semua negara bagian, untuk berbicara dengan orang-orang dan melacak aktivitas dan perasaan mereka," ucapnya.

    Terkait dengan debat calon presiden, Hilman mengatakan hampir setiap orang sejatinya sudah menentukan pilihan mereka. Namun, debat dinilai masih penting, karena hasilnya bisa mengubah pendirian seseorang akan pilihan mereka.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id