Arizona Sertifikasi Kemenangan Biden di Pemilu, Trump Terjepit

    Fajar Nugraha - 01 Desember 2020 06:41 WIB
    Arizona Sertifikasi Kemenangan Biden di Pemilu, Trump Terjepit
    Negara Bagian Arizona sahkan kemenangan Joe Biden. Foto: AFP
    Arizona: Pejabat Arizona mengesahkan hasil pemilihan negara bagian pada Senin. Hasil ini meresmikan kemenangan tipis Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden atas Donald Trump.

    Hasil tersebut makin membuat Trump terjepit bahkan ketika pengacara presiden dari Partai Republik itu terus membuat klaim penipuan yang tidak berdasar tentang penghitungan suara negara bagian.

    Sekretaris Wilayah Katie Hobbs dan Gubernur Arizona Doug Ducey menjamin integritas pemilu sebelum menandatangani hasil.

    “Kami melakukan pemilihan dengan baik di sini di Arizona. Sistemnya kuat,” kata Ducey, seperti dikutip AFP, Selasa 1 Desember 2020.

    Dia tidak secara langsung membahas klaim penyimpangan Trump, tetapi mengatakan negara melakukan pemilihan yang sukses dengan campuran pemilihan langsung dan surat meskipun ada pandemi.

    Sementara Hobbs mengatakan pemilih Arizona harus tahu bahwa pemilu "dilakukan dengan transparansi, akurasi, dan keadilan sesuai dengan hukum dan prosedur pemilu Arizona, meskipun banyak klaim tidak berdasar yang bertentangan."

    Biden adalah presiden dari Partai Demokrat kedua dalam 70 tahun yang memenangkan Arizona. Dalam penghitungan terakhir, dia mengalahkan Trump dengan 10.457 suara, atau 0,3 persen dari hampir 3,4 juta suara yang diperebutkan. Sebanyak 11 elector dari Partai Demokrat akan bertemu pada 14 Desember untuk secara resmi memberikan suara elektoral Arizona untuk Biden.

    Bahkan ketika Hobbs, Ducey, jaksa agung negara bagian dan ketua Mahkamah Agung negara bagian menyatakan hasil pemilu, pengacara Trump, Rudy Giuliani dan Jenna Ellis bertemu di ballroom Hotel Phoenix untuk menyampaikan klaim penyimpangan dalam penghitungan suara. di Arizona dan tempat lain. Tapi mereka tidak memberikan bukti penipuan yang meluas.

    “Para pejabat yang memberi sertifikasi tidak berusaha untuk menemukan kebenaran, yang bagi saya, memberikan alasan yang tepat kepada Legislatif negara bagian untuk mengambil alih penyelenggaraan pemilu ini karena dilakukan secara tidak bertanggung jawab dan tidak adil,” tegas Giuliani.

    Sebanyak sembilan anggota parlemen negara bagian Republik menghadiri pertemuan itu. Mereka telah meminta izin untuk mengadakan sidang legislatif formal di Capitol tetapi ditolak oleh Ketua DPR dan presiden Senat dari DPR.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id