comscore

Lebih dari 260 Prajurit Ukraina Dievakuasi dari Pabrik Baja Mariupol

Willy Haryono - 17 Mei 2022 07:27 WIB
Lebih dari 260 Prajurit Ukraina Dievakuasi dari Pabrik Baja Mariupol
Kompleks pabrik baja Azovstal di kota Mariupol terlihat di kejauhan. (STRINGER / AFP)
Mariupol: Lebih dari 260 prajurit Ukraina, beberapa di antara mereka terluka parah, dievakuasi dari kompleks pabrik baja di kota Mariupol menuju area-area yang berada di bawah kendali Rusia sepanjang Senin kemarin.

Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar mengatakan, setidaknya 53 tentara yang terluka parah telah dievakuasi ke sebuah rumah sakit di Novoazovsk. Sementara 211 lainnya dievakuasi ke Olenivka melalui sebuah koridor kemanusiaan.
"Skema pertukaran akan dilakukan (dengan Rusia) untuk pemulangan mereka," ujar Maliar, dikutip dari nzherald.co.nz, Selasa, 17 Mei 2022.

Ia mengatakan misi evakuasi pejuang tersisa di Mariupol masih berlanjut, terutama dari kompleks pabrik baja Azovstal. Pabrik tersebut merupakan benteng pertahanan terakhir para pejuang Ukraina di Mariupol.

"Terima kasih kepada para pejuang di Mariupol. Berkat mereka, Ukraina memiliki waktu untuk mengumpulkan kembali kekuatan dan menerima bantuan dari negara-negara mitra," sebut Maliar.

"Mereka telah menyelesaikan tugas mereka di sana," lanjutnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa evakuasi sekelompok prajurit tersisa di Mariupol ke wilayah separatis pro-Rusia dilakukan demi menyelamatkan nyawa mereka. Ia menekankan bahwa para prajurit yang "terluka parah" tengah mendapat perawatan medis.

"UUkraina membutuhkan para pahlawannya tetap hidup. Ini adalah prinsip kami," tutur Zelensky. "Upaya memulangkan para pahlawan masih berlanjut," sambungnya.

Evakuasi para prajurit Ukraina dari Mariupol terjadi di saat Finlandia dan Swedia mengungkapkan secara resmi keinginan mereak untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Keduanya mengakhiri netralitas militer karena khawatir atas invasi Rusia ke Ukraina yang dapat meluas di masa mendatang.

Senin kemarin, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan sebuah perjanjian terkait evakuasi prajurit terluka dari Mariupol ke wilayah separatis. Pada Senin malam, beberapa bus terlihat mengangkut para prajurit Ukraina dari pabrik baja Azovstal.

Rusia menginvasi Ukraina pada akhir Februari lalu, dan peperangan di sana akan memasuki pekan ke-12 pada Rabu besok.

Baca:  Ukraina: Rusia Bangkrut, Kemenangan Di Depan Mata

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id