comscore

Diaspora Gelar Bazar Bernuansa Indonesia di California

MetroTV - 06 Juni 2022 08:49 WIB
Diaspora Gelar Bazar Bernuansa Indonesia di California
Kegiatan ini diadakan dalam rangka merayakan bulan penghormatan warga keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik di AS. Metro TV
California: Diaspora Friends of Indonesia menggelar Indonesian Bazaar and Art di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS). Kegiatan ini diadakan dalam rangka merayakan bulan penghormatan warga keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik di AS.

Kegiatan ini didukung oleh Konsulat Jenderal RI (KJRI) dan Asia and Pasific Islander (AAPI) Community di San Francisco. “Kami ingin memperkenalkan keindahan negara kita (Indonesia),” kata Ketua Friends of Indonesia Angela Triadjaji dalam tayangan Newsline di Metro TV, Minggu, 5 Juni 2022.
Bulan penghormatan warga keturunan Asia dan Kepulauan Pasifik di AS diperingati setiap bulan Mei sejak 1978 dan menjadi Undang-Undang oleh Presiden AS ke-39 Jimmy Carter. Presiden AAPI Heritage Foundation Claudine Cheng mendukung upaya Friends of Indonesia untuk lebih mengenal sesama diaspora Asia dan Kepulauan Pasifik.

Hal ini sejalan dengan tema perayaan tersebut yaitu Forging Community Bond (Menempa Ikatan Komunitas). “Kita amat beragam dan banyak yang perlu saling diketahui,” tutur Claudine.

Konsul Jenderal RI Prasetyo Hadi menuturkan dialog dan interaksi yang muncul melalui event ini efektif memperkenalkan Indonesia kepada publik yang datang. Meski demikian, jumlah diaspora Indonesia di California tidak sebanyak diaspora dari daerah Asia lain.

“Sebetulnya kegiatan cultural program seperti ini ataupun food culinary sebagai gastro diplomacy ini hanya sebagian saja yang kita lakukan di samping kegiatan lain,” ujar Prasetyo.

Pameran Makanan dan Kebudayaan

Gastro diplomacy merupakan cara ampuh untuk menarik perhatian. Salah satunya diaspora Malaysia Logesh Kumaar. Ia menghadiri perayaan ini bersama keluarganya sekaligus mencicipi nasi Padang yang semakin ternama.

“Nasi Padang ini enak sekali, sulit menjelaskan rasanya amat kompleks,” kata Kumaar.

Selain Kumaar, diaspora asal Indonesia Putri Maharani juga mengunjungi perayaan ini. Menurutnya, perayaan ini dapat mengangkat minoritas ke mata publik.

“Saya pikir amat penting melakukan ini, mengangkat minoritas yang terabaikan ke mata publik,” ujar Putri.

Selain makanan, perayaan ini juga menampilkan tari tradisional asal Bali dan Sunda. Salah satu penarinya ialah warga AS, Amanda Rose Loveland. Loveland merupakan penerima beasiswa Tari Darmasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Menampilkan tari Sunda dan Bali di San Fransisco seperti mimpi yang jadi kenyataan bagi budaya Asia Tenggara secara keseluruhan,” kata Loveland.

Saling mengenal sesama diaspora, membangun dan meningkatkan suara komunitas tidak hanya berlaku di bulan Mei saja. Namun, kegiatan tersebut harus dilakukan sepanjang tahun.

“Kita memiliki lebih banyak kesamaan daripada perbedaan,” tutur pemilik gerai “Nusa” Jennifer Huang. (Hana Nushratu)


(SUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id