comscore

AS Ekspresikan Kekhawatiran Usai Komisaris HAM PBB Kunjungi Xinjiang

Willy Haryono - 29 Mei 2022 12:48 WIB
AS Ekspresikan Kekhawatiran Usai Komisaris HAM PBB Kunjungi Xinjiang
Menlu AS Antony Blinken saat berbicara di Washington, 27 Mei 2022. (Nicholas Kamm / AFP)
Washington: Amerika Serikat (AS) mengekspresikan kekhawatiran usai Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (KT HAM PBB) Michelle Bachelet mengunjungi Xinjiang beberapa hari lalu. Xinjiang adalah salah satu wilayah di Tiongkok yang disebut-sebut sebagai tempat terjadinya pelanggaran HAM terhadap Uighur dan etnis minoritas lainnya.

Kunjungan Bachelet pekan ini yang telah direncanakan sejak lama membawanya ke Xinjiang, tempat di mana AS melabeli penahanan terhadap jutaan Uighur dan minoritas Muslim lainnya sebagai sebuah "genosida."
"Kami khawatir dengan syarat yang ditetapkan otoritas Beijing atas kunjungan itu tidak memungkinkan berlangsungnya penilaian menyeluruh dan independen seputar HAM di Tiongkok, termasuk Xinjiang, di mana genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan sedang terjadi," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, dikutip dari AFP, Minggu, 29 Mei 2022.

Ia menekankan kembali posisi AS bahwa Tiongkook tidak memberikan akses penuh kepada Bachelet selama kunjungan ke Xinjiang. Blinken mengatakan, AS "kahwatir" mengenai upaya-upaya Tiongkok dalam "membatasi dan memanipulasi kunjungan beliau (Bachelet)."

"Ada juga laporan yang membuat kami khawatir bahwa warga Xinjiang diingatkan untuk tidak mengelu atau berbicara terbuka mengenai kondisi mereka," sebut Blinken.

Mengenai hal ini, Bachelet mengatakan bahwa kunjungannya ke Xinjiang "bukan merupakan sebuah investigasi." Namun, ia menyerukan Tiongkok untuk menghindari mengambil "langkah-langkah acak dan diskriminatif."

Bachelet mengatakan kunjungannya ke Xinjiang merupakan sebuah kesempatan untuk berbicara secara "tulus" dengan otoritas Tiongkok, kelompok masyarakat dan juga akademisi.

Kedatangan Bachelet merupakan kali pertama dilakukan seorang komisaris HAM PBB ke Tiongkok dalam 17 tahun terakhir. Kunjungan itu terwujud setelah melalui proses negosiasi panjang seputar syarat-syarat yang harus dipenuhi PBB.

Baca:  Presiden Tiongkok: Tak Perlu Sok Menasihati Tentang HAM

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id