comscore

Sekjen PBB: Invasi Rusia ke Ukraina Akibatkan Krisis Pangan Global

Marcheilla Ariesta - 20 Mei 2022 13:38 WIB
Sekjen PBB: Invasi Rusia ke Ukraina Akibatkan Krisis Pangan Global
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres saat mengunjung Ukraina. Foto: AFP
New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan, invasi Rusia di Ukraina dapat menyebabkan krisis pangan global. Hal tersebut bisa berlangsung selama bertahun-tahun.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan, perang memperburuk krisis pangan di negara-negara miskin karena harus menaikan harga.
Menurutnya, beberapa negara bahkan bisa menghadapi kelaparan jangka panjang jika tingkat ekspor Ukraina tidak kembali seperti sebelum invasi.

Dilansir dari Asia Plus, Jumat, 20 Mei 2022, konflik dilaporkan memutus pasokan dari pelabuhan Ukraina. Kiev kerap mengekspor sejumlah besar minyak goreng serta sereal seperti jagung dan gandum.

Tentunya, invasi Rusia ke Ukraina mempengaruhi pasokan global dari Kiev. Hal ini berakibat harga alternatif melambung tajam.

"Harga pangan global hampir 30 persen lebih tinggi dibanding waktu yang sama tahun lalu," kata Guterres.

"Konflik, pandemi dan perubahan iklim mengancam puluhan juta orang di tepi jurang kerawanan pangan, diikuti kekurangan gizi hingga kelaparan massal," sambungnya.

Menurutnya, tingkat kelaparan global berada pada titik tertinggi baru. Hanya dalam dua tahun, tutur Guterres, jumlah orang yang rawan pangan meningkat dua kali lipat dari 135 juta sebelum pandemi, menjadi 276 juta saat ini.

PBB mencatat, lebih dari setengah juta orang dilaporkan hidup dalam kondisi kelaparan. Angka tersebut meningkat lebih dari 500 persen sejak 2016.

"Jika kita tidak memberi makan orang, kita malah memberi makan konflik," pungkasnya.

(FJR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id