'Penjagal Bosnia' Hadapi Vonis Akhir Genosida Srebrenica

    Fajar Nugraha - 08 Juni 2021 17:14 WIB
    'Penjagal Bosnia' Hadapi Vonis Akhir Genosida Srebrenica
    'Penjagal Bosnia' Ratko Mladic menanti vonis akhir genosida Srebrenica. Foto: AFP



    Den Haag: Hakim Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) di Belanda, akan memutuskan vonis terhadap mantan pimpinan militer Serbia Bosnia, Ratko Mladic. Dia diadili terkait genosida atas pembantaian Srebrenica pada 1995.

    Pembantaian Srebrenica dianggap sebagai tindakan pertumpahan darah terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

     



    Pengadilan Den Haag akan memberikan putusan akhir atas apa yang disebut “Penjagal Bosnia", yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada 2017 karena genosida. Dia juga dihukum atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang Bosnia 1992-95.

    Mladic sekarang dalam kondisi lemah dan berusia akhir tujuh puluhan tetapi. Tetapi dia masih berapi-api menyuarakan kecaman terhadap NATAO dan negara Barat ketika berada di dalam ruang sidang.

    Ibu-ibu dari sekitar 8.000 pria dan anak laki-laki yang sebagian besar Muslim terbunuh ketika pasukan Serbia Bosnia menyerbu Srebrenica sementara itu akan berada di luar pengadilan di Belanda. Mereka telah lama berkampanye untuk keadilan.

    "Kami akan pergi ke Den Haag untuk melihat mata algojo sekali lagi karena dia akhirnya dijatuhi hukuman," ujar Munira Subasic, presiden salah satu asosiasi "Mothers of Srebrenica", mengatakan kepada AFP, Selasa 8 Juni 2021.

    Jaksa juga mengajukan banding terhadap pembebasan Mladic atas tuduhan genosida yang lebih luas.

    Jaksa pengadilan Serge Brammertz mengatakan dia "sangat optimis" tentang putusan itu. Ahli hukum Belgia itu mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa dia "tidak bisa membayangkan hasil lain selain konfirmasi" dari setidaknya putusan asli.

    Target NATO

    Mladic, yang menghabiskan satu dekade dalam pelarian sebelum ditangkap pada 2011, adalah wajah militer dari trio brutal yang dipimpin di sisi politik oleh mantan Presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic dan mantan pemimpin Serbia Bosnia Radovan Karadzic.



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id