Berselisih dengan Reporter, Trump Mendadak Akhiri Konferensi Pers

    Willy Haryono - 12 Mei 2020 10:02 WIB
    Berselisih dengan Reporter, Trump Mendadak Akhiri Konferensi Pers
    Presiden AS Donald Trump dalam konferensi pers mengenai covid-19 di area Rose Garden di Gedung Putih, Washington, Senin 11 Mei 2020. (Foto: AFP/Brendan Smialowski)
    Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba-tiba mengakhiri sebuah konferensi pers mengenai virus korona (covid-19) di Gedung Putih usai berselisih paham dengan seorang reporter keturunan Asia Amerika.

    Reporter kantor berita CBS News, Weijia Jiang, bertanya kepada Trump mengapa dirinya berkukuh AS masih jauh lebih baik dari negara lain dalam hal kapasitas tes covid-19.

    "Mengapa hal seperti itu penting? Mengapa Anda menjadikan ini seperti kompetisi global di saat kematian masyarakat AS terjadi pada setiap harinya?"

    "Warga AS meninggal di seluruh penjuru dunia. Mungkin pertanyaan seperti itu seharusnya ditanyakan kepada Tiongkok. Jangan tanya saya, tanya Tiongkok mengenai pertanyaan itu, oke?" respons Trump, dilansir dari The Japan Times, Selasa 12 Mei 2020.

    Jiang, yang mengidentifikasi dirinya sebagai "warga West Virginia kelahiran Tiongkok," merespons balik. "Pak, kenapa Anda menanyakan hal itu secara spesifik kepada saya?" ungkapnya.

    "Saya mengatakan hal seperti itu kepada siapapun yang menanyakan pertanyaan buruk seperti itu," jawab Trump.

    Trump kemudian mencoba mengalihkan perhatian ke reporter lain saat Jiang terus mengungkapkan responsnya. Trump mempersilakan seorang reporter wanita lainnya untuk melayangkan pertanyaan.

    Namun saat seorang reporter wanita mencoba bertanya, Trump tiba-tiba mengakhiri konferensi pers dan berjalan masuk ke Gedung Putih dari area Rose Garden di kompleks tersebut.

    Usai kejadian itu, warganet beramai-ramai mendukung Jiang. Tagar #StandWithWeijiaJiang kemudian menjadi trending di Twitter.

    "Saya #MendukungWeijiaJiang dalam melawan perilaku rasis Trump," tulis seorang aktor pemain film 'Star Trek' yang juga merupakan aktivis Asia Amerika, George Takei.

    Report dan juga analis politik CNN, April Ryan, juga mendukung Jiang. "Hal ini benar-benar memuakkan. Ini adalah kebiasaan (Trump)!" tulisnya di Twitter.

    Trump, yang dikenal sering mengungkapkan ketidaksukaannya kepada media, sering berselisih paham dengan jurnalis dalam konferensi pers terkait covid-19.

    Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins pada Selasa ini, total kasus covid-19 di AS telah melampaui 1,3 juta dengan 80 ribu lebih kematian dan 232.733 pasien sembuh.

    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id