Empat KBRI Negara Nordik Fokus Perlindungan WNI di Tengah Covid-19

    Marcheilla Ariesta - 09 Mei 2020 13:26 WIB
    Empat KBRI Negara Nordik Fokus Perlindungan WNI di Tengah Covid-19
    Para duta besar RI di negara Nordik berbincang virtual dengan WNI mengenai perlindungan. (Dok. KBRI Stockholm).
    Stockholm: Para duta besar Indonesia di empat negara Nordik membahas perlindungan dan kerja sama bantuan untuk warga negara Indonesia di wilayah tersebut. Mereka membahasnya melalui pertemuan virtual.

    Hadir sebagai narsumber, yakni Duta Besar RI untuk Norwegia Todung Mulya Lubis, Dubes RI untuk Denmark Muhammad Ibnu Said, Dubes RI untuk Finlandia Wiwiek Setyawati Firman, dan Dubes RI untuk Swedia Bagas Hapsoro.

    Bincang virtual yang difasilitasi KBRI Stockholm ini dibuka Dubes Bagas yang mengatakan kegiatan tersebut juga ditujukan untuk silaturahmi antara perwakilan RI dan masyarakat Indonesia yang tinggal di negara-negara Nordik.

    "Pada masa pandemi seperti ini, penting bagi KBRI untuk dapat terus memonitor WNI sekaligus melakukan update mengenai langkah-langkah penanganan covid-19 secara terpadu. Dan kerja sama antarnegara di Nordik dengan Indonesia terkait bantuan penanggulangan covid-19 hingga kerja sama penelitian untuk menemukan vaksin covid-19," kata Dubes Bagas dalam pernyataan yang diterima Medcom.id, Sabtu 9 Mei 2020.

    Dubes Bagas mengatakan saat ini KBRI Stockholm menangani 1.300 WNI di Swedia dan lima WNI di Latvia. Dia mengapresiasi masyarakat Indonesia di Swedia dan Latvia yang terus aktif menggalang donasi dan bantuan penanganan covid-19 di Indonesia.

    "Selain itu, terdapat sejumlah ilmuwan asal Indonesia yang membantu Swedia untuk menanggulangi covid-19," katanya.

    Dalam paparannya, Dubes Todung menekankan mengenai perlindungan WNI dan rencana pembuatan vaksin covid-19. Dia mengatakan PT Bio Farma saat ini tengah menjajaki kerja sama pengembangan dan produksi vaksin covid-19 dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) di Oslo.

    "Selain itu, KBRI Oslo juga selalu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan simpul-simpul WNI, seperti PPI dan perwakilan kelompok masyarakat Indonesia," imbuhnya.

    Sementara itu, Dubes Ibu menyatakan bahwa perlindungan WNI dan kerja sama Indonesia-Denmark menjadi fokus utama. Kerja sama yang difokuskan adalah menemukan vaksin covid-19.

    "KBRI Kopenhagen secara aktif menghubungi WNI yang tercatat dalam database WNI dan aplikasi Lapor Diri Online untuk mendapat keterangan terhadap kondisi terkini WNI Hingga saat ini, tidak terdapat WNI yang terjangkit Covid-19 di wilayah akreditasi KBRI Kopenhagen" ujar Dubes Ibnu.

    Sedangkan Dubes Wiwiek menjelaskan bahwa ada tiga hal besar dalam kerja sama mengenai penanganan covid-19, yakni tes, pengobatan dan vaksin. Saat ini, kata Dubes Wiwiek, Indonesia dan Finlandia tengan menjajaki peluang kerja sama riset covid-19 di bawah Nota Kesepahaman (MoU) Indonesia-Finlandia mengenai Kerja Sama Sains, Teknologi, Inovasi, dan Pendidikan Tinggi 2015 silam.

    "Saya baru saja berbicara dengan Rektor Helsinki University, Prof Dr Jari Niemela, dan dia mengundang untuk dapat melihat fasilitas dan berbagai riset terkait covid-19 di Helsinki University," ungkapnya.

    Bincang Virtual kali ini diikuti oleh sejumlah masyarakat Indonesia yang tinggal di sejumlah negara di kawasan Nordik, negara-negara Eropa lainnya, bahkan juga dari Indonesia. Kegiatan ini dipandang baik untuk terus dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan WNI di Swedia dan Latvia dalam masa pandemi Covid-19.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id