Trump Desak Seluruh Wilayah AS Tidak Lagi Lockdown

    Arpan Rahman - 22 Mei 2020 15:09 WIB
    Trump Desak Seluruh Wilayah AS Tidak Lagi <i>Lockdown</i>
    Presiden AS Donald Trump inginkan dibuka kembali perekonomian di kala pandemi covid-19. Foto: AFP
    Washington: Presiden Donald Trump pada Kamis mendesak agar perekonomian Amerika Serikat (AS) dibuka kembali lebih luas. Alasannya, karena angka pengangguran terkait virus korona meningkat.

    Menjelang musim panas di kedua tepian Samudera Atlantik, lebih banyak toko membuka pintu dan pantai menyambut wisatawan. Sementara jumlah kasus virus global melewati lima juta.

    Krisis tentu saja masih jauh dari selesai, Rusia dan Amerika Latin muncul sebagai titik panas virus terbaru, bahkan ketika Eropa dan Amerika Serikat menuju ke fase berikutnya, seperti Asia sebelumnya.

    Tetapi Trump, yang mengincar prospek terpilih kembali pada November, menjelaskan bahwa ia berharap lebih banyak gubernur negara bagian akan bergerak menuju pelonggaran pembatasan anti-virus.

    "Kami melakukan hal yang benar tetapi kami sekarang ingin keluar. Anda akan menghancurkan negara jika Anda tidak melakukannya," katanya, dilansir dari AFP, Jumat 22 Mei 2020.

    Ia berbicara kepada para pemimpin Afro-Amerika di Michigan, negara bagian medan perang pemilu utama.

    Petahana dari Partai Republik tersebut secara khusus berbicara tentang pembukaan kembali tempat-tempat ibadah, sesuatu yang awalnya ia harapkan akan dilakukan pada Minggu Paskah, yang penting bagi kebaikan bangsa.

    "Orang-orang ingin berada di gereja mereka. Tempat itu sangat penting dalam jiwa negara kita,” ucap kata Trump.

    Trump telah mengadopsi tema 'Transisi Kembali ke Keagungan' ketika sejumlah negara bagian dibuka kembali dengan kecepatan yang berbeda.

    Sementara angka kematian setiap hari tidak lagi pada tanjakan yang stabil, kerugian masih meningkat, dengan jumlah total di AS mendekati 94.000.

    Kementerian Tenaga Kerja AS mengatakan, 2,43 juta warga Amerika kehilangan pekerjaan pekan lalu. Itu menjadikan total 38,6 juta warga tidak bekerja lagi sejak lockdown diberlakukan, meskipun laju kehilangan pekerjaan telah melambat.

    Menjelang akhir pekan Memorial Day, awal tidak resmi untuk musim panas Amerika, berbagai pantai perlahan menyambut para penikmat matahari, di mana Pantai Virginia akan dibuka Jumat.

    "Kami sudah bosan menunggu untuk menjalani kehidupan normal lagi, untuk mendapatkan kebebasan kami kembali. Jadi kami menyewa rumah besar ini di tepi pantai," kata Anne Miller, seorang warga Ohio yang mengunjungi South Carolina.

    Data Universitas Johns Hopkins pada Jumat 22 Mei 2020 menyebutkan 5.106.155 kasus positif tercatat di seluruh dunia. 332.978 diantaranya meninggal, sementara mereka yang sembuh mencapai 1.950.518 jiwa.

    Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).




    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id