Brasil Nyatakan Vaksin Sinovac Manjur Hingga 78 Persen

    Fajar Nugraha - 07 Januari 2021 23:23 WIB
    Brasil Nyatakan Vaksin Sinovac Manjur Hingga 78 Persen
    Brasil umumkan vaksin Sinovac efektif hingga 78 persen. Foto: AFP
    Brasil: Pejabat Brasil mengatakan bahwa vaksin virus korona yang dibuat oleh perusahaan Tiongkok, Sinovac Biotech dinyatakan efektif 78 persen. Hasil ini memperkuat kemungkinan persetujuan untuk inokulasi vaksin Tiongkok kedua, setelah sebelumnya Sinopharm dinyatakan manjur 79 persen.

    Baca: Vaksin Sinopharm dan Sinovac Sudah Dapat Izin Penggunaan Darurat di Tiongkok.

    Vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech dinyatakan manjur 78 persen pada uji coba tahap akhir dan secara keseluruhan bisa melawan kasus parah,” sebut pejabat Brasil, seperti dikutip The New York Times, Kamis 7 Januari 2021.

    “Vaksin tersebut mencegah semua relawan menderita komplikasi serius dan ringan dari virus. Vaksin ini sangat efektif sebagai alat pencegahan,” lanjut pejabat tersebut.

    Untuk mengantisipasi persetujuan, vaksin yang bernama CoronaVac itu telah dikirim ke seluruh dunia saat negara-negara bersiap untuk kampanye inokulasi massal. Sinovac telah menjual lebih dari 300 juta dosis, sebagian besar ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

    Tiongkok telah mengarahkan pandangannya untuk memasok negara berkembang dengan vaksin covid-19, dalam upaya untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin dalam diplomasi kesehatan setelah kegagalannya pada hari-hari awal wabah. Mereka juga ingin meningkatkan kredensial dalam sains dengan menjadi pemain utama dalam bisnis vaksin global.

    Hasil yang dilaporkan sangat dinantikan oleh negara-negara berkembang untuk memulai vaksinasi massal. Sebelumnya pada Desember, Turki yang juga melakukan uji Fase Tiga bagi CoronaVac mengeluarkan data bahwa vaksin itu manjur hingga 91,25 persen.

    Baca: Sinovac Akan Optimalkan Vaksin Sebelum Rilis Data Januari 2021.

    Angka kemanjuran yang mencapai 78 persen ini memang tidak setinggi vaksin buatan Pfizer-BioNTech ataupun Moderna yang mencapai lebih dari 90 persen. Tetapi vaksin dari Sinovac lebih mudah untuk dibawa dan bisa disimpan dalam suhu lemari pendingin normal.

    Sinovac Biotech telah menjual lebih dari 300 juta dosis ke negara berkembang, mengisi celah yang ditinggalkan oleh negara-negara Barat. Indonesia yang memiliki pasokan tiga juta vaksin, sudah mendistribusikan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan.

    Sementara Turki, Chile, Singapura, Ukraina dan Thailand juga sudah menandatangani kesepakatan pasokan vaksin dengan Sinovac.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id