Merasa Kebal Covid-19, Trump Ingin Cium Semua Orang

    Willy Haryono - 13 Oktober 2020 08:05 WIB
    Merasa Kebal Covid-19, Trump Ingin Cium Semua Orang
    Pesawat kepresidenan AS Air Force One terlihat dalam acara kampanye Donald Trump di Sanford, Florida pada Senin, 12 Oktober 2020. (AFP)
    Sanford: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku ingin "mencium semua orang" saat berbicara dalam rangkaian tur kampanye di Florida pada Senin, 12 Oktober waktu setempat. Ia mengaku segar bugar usai dinyatakan positif virus korona (covid-19) sekitar 11 hari lalu.

    "Luar biasa rasanya bisa kembali ke kampung halaman saya, Florida," ucap trump di hadapan ribuan pendukung yang sebagian besar tidak memakai masker.

    Ia mengatakan usai mendapat pengobatan eksperimental dan perawatan VIP usai terinfeksi covid-19, ia merasa sangat sehat dan tidak khawatir akan kembali tertular virus tersebut. Satu hari sebelumnya, ia mengaku sudah "kebal" terhadap covid-19.

    "Saya merasa sangat kuat," ungkap Trump, yang tidak memperlihatkan tanda-tanda infeksi apapun.

    "Saya ingin berjalan ke tengah kerumunan. Saya akan jalan ke sana, dan mencium semua orang. Saya akan mencium laki-laki dan perempuan, semuanya. Saya akan mencium kalian semua," sambungnya, dikutip dari laman TNVZ pada Selasa, 13 Oktober 2020.

    Sementara itu di Washington, pakar penyakit menular Dr Anthony Fauci mengatakan kepada media CNN bahwa individu yang berangsur pulih dari covid-19 kemungkinan akan kebal terhadap virus tersebut dalam periode tertentu. Namun, ada sejumlah kasus saat individu yang pernah terjangkit covid-19 kembali kambuh dalam hitungan pekan atau bulan.

    Sekitar tiga pekan menjelang pemilihan umum presiden pada 3 November mendatang, dokter Gedung Putih Sean Conley mengatakan bahwa Trump sudah menjalani rangkaian tes covid-19 usai keluar dari rumah sakit Walter Reed National Military Medical Center. Semua hasil tes tersebut negatif covid-19.

    Kampanye Trump di Sanford, Florida, merupakan pemberhentian pertamanya pekan ini. Nantinya, ia akan berkampanye di Pennsylvania, Iowa, North Carolina, dan juga Wisconsin.

    Jadwal padat Trump mengindikasikan dirinya hendak mengejar ketertinggalan dari rivalnya, Joe Biden asal Partai Demokrat. Sejumlah survei memperlihatkan keunggulan Biden atas Trump, yang angkanya bisa mencapai dua digit.

    Baca: Trump Mengaku Kebal dari Covid-19

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id