80 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan 3 Hari di Spanyol

    Fajar Nugraha - 19 Februari 2021 16:05 WIB
    80 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan 3 Hari di Spanyol
    Kerusuhan di Catalonia, Spanyol akibat penangkapan seorang raper. Foto: PA



    Barcelona: Spanyol dilanda kerusuhan yang sudah terjadi selama tiga hari. Sekitar 80 orang dalam tiga malam kerusuhan terkait rapper yang dipenjara.

    Seperti dilansir NPR, Jumat 19 Februari 2021, Pablo Hasel menjalani hukuman sembilan bulan karena menghina monarki dan memuji kekerasan yang dilakukan teroris. Hingga Kamis 18 Februari malam, massa masih tampak melakukan aksi perusakannya.

     



    Penderitaan Pablo Hasel, yang mulai minggu ini menjalani hukuman sembilan bulan di penjara timur laut, telah memicu perdebatan sengit tentang batas kebebasan berbicara di Spanyol dan badai politik atas penggunaan kekerasan oleh baik dari pendukung rapper dan pihak kepolisian.

    Mitra junior koalisi yang berkuasa, partai sayap kiri Unidas Podemos, pada Kamis mengajukan petisi untuk 'pengampunan total' untuk Hasel dan rapper lainnya, Valtonyc. Valtonyc melarikan diri ke Belgia pada 2018 untuk menghindari persidangan atas tuduhan ‘memuliakan’ terorisme.

    Tetapi berpotensi memperdalam ketegangan, otoritas pengadilan di wilayah timur laut Catalonia mengumumkan Hasel kalah dalam banding baru-baru ini. Pengadilan sedang mempertimbangkan hukuman penjara tambahan 2,5 tahun karena menghalangi keadilan dan penyerangan pada 2017. Hukuman itu dapat diajukan banding lagi di hadapan Mahkamah Agung negara itu.

    Seperti dua malam sebelumnya, protes dimulai pada Kamis dengan aksi besar di beberapa kota yang awalnya sebagian besar damai.

    Di ibu kota daerah Catalonia, Barcelona, ??ratusan orang menyanyikan lagu, menyanyi rap, dan meneriakkan "Pablo Hasel, kebebasan!" dan “Media Spanyol, manipulator!” di alun-alun.

    Puluhan dari massa kemudian berhenti dari kelompok utama untuk membakar barikade kontainer sampah dan alat konstruksi yang memblokir arteri utama kota. Mereka melemparkan batu, botol, dan benda lain ke arah polisi anti huru hara.

    Ada saat-saat ketegangan saat api mengancam akan meluas ke bangunan terdekat sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Di kota Valencia, polisi menggunakan tongkat untuk membubarkan pengunjuk rasa dan menangkap setidaknya delapan orang.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id