Menu Sandwich Ayam Goreng Laku Keras, AS Krisis Daging Ayam

    Sri Yanti Nainggolan - 01 Mei 2021 12:04 WIB
    Menu Sandwich Ayam Goreng Laku Keras, AS Krisis Daging Ayam
    KFC Chicken Sandwich. Sumber: CNN.



    Jakarta: Popularitas olahan daging ayam meningkat drastis di Amerika Serikat (AS). Akibatnya, terjadi krisis daging unggas di negara itu. 

    Dilansir dari Bloomberg, waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC) mengungkapkan bahwa mereka kesulitan memenuhi permintaan menu baru KFC Chicken Sandwich karena krisis tersebut. Demikian juga dengan waralaba Bojangles yang menyediakan menu daging ayam dan biskuit. Perusahaan asal Carolina Utara tersebut tidak menyediakan menu daging ayam di 750 cabang. 






    "Kami mengalami kekurangan di seluruh sistem, tapi akan segera kembali (beroperasi)," tulis akun resmi Bojangles menanggapi keluhan pelanggan yang selalu kehabisan menu tersebut. 

    Peningkatan permintaan daging ayam terjadi ketika restoran Popeyes memperkenalkan menu sandwich pada 2019. Makanan itu menjadi viral dan terjual habis dalam beberapa minggu. 

    Kenaikan drastis juga dialami oleh McDonald's Corp. dan KFC, yang dimiliki oleh Yum! Brands Inc. Menu sandwich ayam laris manis. 

    "Permintaan sandwich baru begitu kuat sehingga, ditambah dengan pengetatan umum dalam pasokan ayam domestik, tantangan utama kami adalah memenuhi permintaan itu," kata Chief Executive Officer Yum David Gibbs.

    KFC mengalami lonjakan penjualan sebesar 14 persen dalam kuartal terakhir di AS. Salah satunya karena penjualan menu sandwich ayam barunya naik dua kali lipat. McDonald's juga demikian, namun mereka tak merinci kenaikan yang dialami. 


    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id