Trump Gelar Kampanye Perdana Sejak Diagnosis Covid-19

    Willy Haryono - 11 Oktober 2020 08:39 WIB
    Trump Gelar Kampanye Perdana Sejak Diagnosis Covid-19
    Presiden AS Donald Trump berpidato dari balkon Gedung Putih di Washington, 10 Oktober 2020. (Mandel Ngan/AFP/Getty)
    Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di hadapan para pendukungnya dari balkon Gedung Putih dalam acara perdana usai dirinya didiagnosis positif virus korona (covid-19). Mengaku sudah tidak lagi mengonsumsi obat-obatan dalam perawatan covid-19, Trump mengatakan kepada para pendukungnya bahwa ia "merasa luar biasa."

    Gedung Putih tidak memberikan informasi apapun mengenai kesehatan Trump sejak Kamis lalu. Belum diketahui pasti apakah sang presiden masih tetap berpotensi menularkan covid-19 setelah menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit Walter Reed National Military Medical Center.

    Melepas masker saat mulai berbicara, Trump kembali menyerang rivalnya dari Partai Demokrat, Joe Biden.

    "Program-program Demokrat sudah melampaui sosialisme dan komunisme," ujar Trump, dikutip dari laman BBC pada Minggu, 11 Oktober 2020. Biden secara umum dianggap sebagai tokoh moderat.

    Trump mengulang pernyataan sebelumnya, bahwa ia lebih banyak berkontribusi terhadap komunitas kulit hitam di AS dibanding presiden manapun sejak Abraham Lincoln. Meski ini bukan acara kampanye resmi, Trump menyampaikan banyak isu andalannya, seperti perekonomian, tembok perbatasan, dan pemungutan suara via pos.

    Ia juga mengklaim covid-19 kini sudah mulai "menghilang." Beberapa saat sebelum pidato Trump di balkon Gedung Putih, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mencatat adanya tambahan 58.302 kasus covid-19 dalam 24 jam terakhir. 

    Sementara itu di kubu Demokrat, Biden telah berkampanye di Pennsylvania. Ia mengatakan "turut berbelasungkawa" kepada semua keluarga yang kehilangan orang tercinta di tengah pandemi covid-19.

    Sejumlah survei memperlihatkan Biden memiliki keunggulan dua digit atas Trump. Dalam survei ABC News/Ipsos, hanya 35 persen warga AS yang menyetujui cara Trump dalam menangani pandemi covid-19. Sejauh ini, covid-19 telah menewaskan lebih dari 210 ribu warga AS.

    Biden mengecam Trump yang telah berencana menggelar acara kampanye meski sudah didiagnosis positif covid-19. Ia juga mengkritik pemerintahan AS di bawah Trump yang tidak menegakkan pemakaian masker.

    "Saya tidak akan hadir di sini kecuali jika Anda semua memakai masker dan dapat menjaga jarak," tutur Biden, saat berkampanye di Las Vegas pada Jumat kemarin.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id