PM Belanda dan Kabinetnya Putuskan untuk Mundur

    Marcheilla Ariesta - 15 Januari 2021 20:55 WIB
    PM Belanda dan Kabinetnya Putuskan untuk Mundur
    PM Belanda Mark Rutte dan kabinetnya mengundurkan diri. Foto: AFP.
    Amsterdam: Perdana Menteri Belanda Mark Rutte dan para menterinya memutuskan untuk mundur. Pengunduran diri pemerintahan Belanda ini dilakukan setelah ribuan keluarga secara keliru dituduh melakukan penipuan kesejahteraan anak dan meminta mereka mengembalikan dananya.

    Ribuan keluarga di Belanda ini menderita akibat 'kesalahan besar' pemerintah. Dari hasil laporan parlemen, banyak dari keluarga tersebut berasal dari latar belakang imigran.

    "Perdana menteri akan menyerahkan pengunduran diri kabinet kepada raja," kata laporan yang dikutip oleh BBC, Jumat, 15 Januari 2021.

    Baca juga: Ribuan Keluarga Terancam Miskin, PM Belanda Berencana Mundur

    Keputusan mengundurkan diri tersebut diambil di tengah pandemi virus korona (covid-19). 

    Belanda telah melakukan penguncian dan para menteri mempertimbangkan langkah-langkah yang lebih keras untuk menghentikan penyebaran infeksi.

    Pemerintahan Rutte diperkirakan akan tetap berlanjut dengan peran sementara sampai pemilihan parlemen pada Maret mendatang.

    Ini bukan kali pertama pemerintah Belanda mengundurkan diri secara massal sebagai tanggung jawab kolektif. Pada 2002, kabinet mundur setelah sebuah laporan mengkritik menteri dan militer karena gagal mencegah pembantaian Muslim di Srebrenica selama perang Bosnia.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id