Kamala Harris Minta Imigran Amerika Tengah Tak Datang ke AS

    Willy Haryono - 08 Juni 2021 07:23 WIB
    Kamala Harris Minta Imigran Amerika Tengah Tak Datang ke AS
    Wapres AS Kamala Harris (kiri) bersama Presiden Guatemala Alejandro Giammattei di Guatemala City pada Senin, 7 Juni 2021. (Johan Ordonez /AFP / Getty )



    Guatemala City: Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris mengingatkan para imigran asal negara-negara Amerika Tengah untuk tidak beramai-ramai mendatangi perbatasan AS. Ia mengatakan jika hal itu dilakukan, maka mereka akan ditolak dan diminta pulang ke negara masing-masing.

    Pernyataan disampaikan Harris dalam konferensi pers gabungan bersapa Presiden Guatemala Alejandro Giammattei di Guatemala City.

     



    "Saya ingin menekankan bahwa tujuan kami adalah membantu warga Guatemala menemukan harapan di rumah mereka di sini," kata Harris, dilansir dari laman New York Post pada Senin, 7 Juni 2021.

    "Di waktu bersamaan, saya juga menyerukan kepada orang-orang di kawasan ini yang berencana melakukan perjalanan berbahaya ke perbatasan Amerika Serikat-Meksiko -- tolong jangan datang, jangan datang," sambungnya.

    Kunjungan Harris ke Guatemala yang akan dilanjutkan ke Meksiko merupakan kali pertama dilakukannya sebagai Wapres AS. Sejak masuk ke Gedung Putih, Harris ditugaskan Presiden AS Joe Biden untuk mengurusi masalah keimigrasian.

    Baca:  Pesawatnya Sempat Bermasalah, Kamala Harris Mendarat di Guatemala

    Harris, yang pernah mengunjungi perbatasan AS pada 2018 dan mengecam perlakuan pemerintahan Donald Trump terhadap imigran, sempat mendapat tekanan karena tak kunjung mendatangi perbatasan AS-Meksiko. Kala itu, Harris menegaskan bahwa kunjungan ke perbatasan belum diperlukan karena tidak akan menyelesaikan apa-apa.

    "Tujuan saya datang ke sini (Guatemala) adalah berbicara dengan para pemimpin di sini, mengenai apa yang bisa kita lakukan secara signifikan dan dapat membuahkan hasil nyata," tegas Harris.

    Seorang reporter dari CBS News bertanya kepada Harris, apakah imigran yang terus berdatangan ke AS merupakan indikasi "kegagalan" pemerintahan Biden dalam menangani isu keimigrasian.

    Meninggalkan Guatemala pada Senin malam menuju Meksiko, Harris tidak menjawab langsung pertanyaan tersebut dan hanya fokus menjelaskan isu korupsi yang disebutnya sebagai salah satu akar masalah pemicu gerakan imigran.

    Ia mengatakan tengah mengupayakan "pendekatan baru" dalam mengatasi isu keimigrasian dengan melibatkan sektor swasta. Harris mengatakan pemerintahan AS tidak dapat mengatasi masalah kompleks ini sendirian.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id