Biden, Harris Janji Bangun Kembali Amerika Pasca Trump

    Fajar Nugraha - 13 Agustus 2020 13:58 WIB
    Biden, Harris Janji Bangun Kembali Amerika Pasca Trump
    Joe Biden bersama Kamala Harris dalam kampanye bersama pertama. Foto: AFP
    Washington: Joe Biden dan Kamala Harris meluncurkan kampanye bersama menuju Gedung Putih pada Rabu. Harris yang baru dipilih sebagai calon wakil presiden mendampingi Biden mengatakan, rakyat Amerika "berteriak mencari kepemimpinan" untuk mengatasi tiga krisis, termasuk pandemi, ketidakadilan rasial dan ekonomi yang porak poranda.

    Kampanye di depan kerumunan kecil reporter dan staf di sebuah sekolah menengah Delaware yang ditutup untuk umum karena masalah virus korona, pasangan dari Partai Demokrat itu berjanji untuk mengakhiri kepresidenan Donald Trump dan, dalam kata-kata Biden, "membangun kembali negara ini”.

    "Semua yang kami pedulikan, semuanya dipertaruhkan,” sebut Harris, seperti dikutip AFP, Kamis 13 Agustus 2020.

    Sebagai Senator AS berusia 55 tahun yang tangguh dari California dan putri imigran, Harris telah membuat sejarah sebagai wanita kulit berwarna pertama yang diajukan untuk mendapatkan tiket presiden partai besar.

    Menggambarkan sebuah negara di persimpangan jalan, Harris langsung melakukan serangan dengan mengatakan, “Trump tidak siap untuk pekerjaan itu dan telah meninggalkan bangsa compang-camping”.

    "Amerika menyerukan kepemimpinan, namun kami memiliki presiden yang lebih peduli tentang dirinya sendiri daripada orang yang memilihnya," kata Harris.

    Terlepas dari pengaturan yang canggung dan intim, jauh dari peluncuran kampanye khas yang menampilkan ribuan penonton, Harris tampak percaya diri dalam pidato pertamanya sebagai calon wakil presiden.

    "Kasus terhadap Donald Trump dan Mike Pence terbuka dan tertutup," kata mantan jaksa agung California itu.

    Serangan utama diarahkan pada kegagalan kepemimpinan Presiden Trump dalam mengatasi pandemi mematikan dan ekonomi yang tertatih-tatih oleh langkah-langkah untuk melawan penularan covid-19.

    Bagi Biden, pengungkapan Wakil Presidennya menandai momen penting karena ia bertujuan untuk membangun koalisi pemilih yang luas untuk mengalahkan Trump.

    Biden berbicara tentang mengapa dia memilih Harris sebagai mitranya, menekankan bahwa dia adalah seorang legislator yang tangguh dan berpengalaman yang "siap untuk melakukan pekerjaan ini sejak hari pertama".

    Kisah Amerika


    Biden mengatakan bahwa kisah Harris sebagai anak imigran dan wanita kulit berwarna yang berjuang untuk mencapai jajaran teratas hukum AS dan lingkaran politik akan menginspirasi negara.

    "Ceritanya adalah kisah Amerika. Dia bekerja keras (dan) dia tidak pernah mundur dari tantangan,” tegas Biden.

    “Pemerintahan Biden-Harris akan melakukan apa yang diperlukan untuk mengatasi pandemi ini,” imbuhnya.

    Acara tersebut menutup kesibukan 24 jam sejak pengumuman pasangan Biden, dengan Biden mengatakan mereka mengumpulkan USD26 juta yang mengesankan selama periode tersebut. Ini adalah rekor satu hari kampanye.

    Tiket Biden-Harris sudah sangat kontras dengan 2016, ketika calon Hillary Clinton dan pasangannya Tim Kaine berjuang untuk menyatukan Partai Demokrat yang melemah dengan pertikaian antara pendukungnya dan kandidat progresif Bernie Sanders.

    Politik Harris condong ke kiri dari Biden, tetapi pasangan itu telah menyoroti nilai dan tujuan bersama mereka - meskipun bentrok selama pemilihan pendahuluan tahun lalu.

    Dia adalah orang India-Amerika pertama yang menjadi cawapres, mempersonifikasikan keragaman yang dipandang sebagai kunci untuk membangun antusiasme untuk Partai Demokrat. Anggota parlemen dan aktivis kulit hitam sangat senang dengan pilihan Harris tersebut.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id