38 Orang di Penjara New York Positif Korona

    Willy Haryono - 22 Maret 2020 13:00 WIB
    38 Orang di Penjara New York Positif Korona
    Ilustrasi penjara. (Foto: Medcom.id)
    New York City: Sedikitnya 38 orang di sejumlah penjara di New York City, termasuk kompleks Rikers Island, dinyatakan positif mengidap penyakit virus corona (covid-19). Mereka terdiri dari 12 pegawai Lembaga Pemasyarakatan Amerika Serikat, lima karyawan Layanan Kesehatan Pemasyaratan, dan 21 narapidana.

    Dalam sebuah surat untuk otoritas hukum AS, ketua interim Lembaga Pemasyarakatan Jacqueline Sherman menginformasikan bahwa saat ini ada 58 orang terduga pengidap covid-19 yang sedang diawasi di unit penyakit menular dan karantina.

    Dilansir dari Guardian, Minggu 22 Maret 2020, Sherman memperingatkan bahwa 58 orang itu mungkin sudah melakukan kontak dengan ratusan orang dalam beberapa pekan terakhir. Mereka juga dikhawatirkan telah banyak bersentuhan dengan narapidana dan juga staf di sejumlah penjara AS.

    Lebih dari 2,2 juta warga AS berada di balik jeruji penjara, yang merupakan angka tertinggi dari negara manapun di seluruh dunia. Terdapat kekhawatiran covid-19 dapat menyebar dengan cepat di jaringan penjara federal serta pusat detensi di seantero AS.

    Di tengah keterbatasan kapasitas tes covid-19 di AS, para staf penjara dan juga narapidana khawatir mereka rentan terkena covid-19. Banyak juga dari mereka yang mungkin sudah terjangkit tanpa disadari.

    Kasus pertama covid-19 di penjara AS mulai muncul sepekan lalu. Kasus-kasus itu muncul di sejumlah penjara yang terbentang dari California dan Michigan hingga ke Pennsylvania.

    Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Minggu ini, jumlah kasus covid-19 di seantero AS telah melampaui 26 ribu dengan 340 kematian dan 176 pasien sembuh.

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump membantah laporan yang menyebutkan dirinya mengabaikan peringatan dini covid-19.

    Sejumlah agensi AS telah mengeluarkan peringatan dini covid-19 pada Januari dan Februari. Namun menurut laporan surat kabar The Washington Post, Trump berulang kali cenderung terlihat meremehkan ancaman tersebut tanpa mengambil tindakan berarti.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id