AS Distribusi 6,4 Juta Vaksin Covid-19 pada Minggu Pertama Desember

    Fajar Nugraha - 25 November 2020 13:43 WIB
    AS Distribusi 6,4 Juta Vaksin Covid-19 pada Minggu Pertama Desember
    Ilustrasi vaksin covid-19 yang dikembangkan Pfizer. Foto: AFP
    Washington: Amerika Serikat (AS) berencana untuk mendistribusikan 6,4 juta dosis vaksin covid-19 dari Pfizer-BioNTech pada minggu pertama setelah diizinkan untuk penggunaan darurat. Kemungkinan besar penggunaan darurat itu akan diizinkan pada Desember 2020.

    Sebuah komite dari Food and Drug Administration bertemu pada 10 Desember untuk memutuskan apakah akan memberi lampu hijau pada obat tersebut. Sementara di saat bersamaan AS dihadapkan dengan melonjaknya jumlah kematian dan kasus baru.

    Baca: Kisaran Harga dari Tiga Vaksin Covid-19 Potensial.

    Angka terbaru pada Selasa menunjukkan bahwa negara itu telah mencatat total 259.600 kematian akibat covid-19 dan 12,5 juta kasus positif. Sedangkan lebih dari 2.000 kematian dan 167.000 kasus baru hanya dalam 24 jam terakhir.

    Jenderal Gustave Perna, kepala operasi untuk Operation Warp Speed dari pemerintah mengatakan, kepada wartawan sekitar 40 juta dosis vaksin akan tersedia pada akhir Desember.

    Angka itu termasuk vaksin lain yang dikembangkan oleh Moderna dan National Institutes for Health. Vaksin dari keduanya mengumumkan beberapa hasil kemanjuran awal minggu lalu dan juga hampir mengajukan permohonan untuk persetujuan darurat.

    Vaksin Pfizer memiliki persyaratan penyimpanan jangka panjang yang sangat dingin pada minus 70 derajat Celcius. Pihak perusahaan telah mengembangkan wadah khusus dengan es kering untuk menjaganya tetap dingin hingga 15 hari.

    Perna mengatakan bahwa 64 yurisdiksi di seluruh AS - termasuk 50 negara bagian, wilayah seperti ibu kota Washington dan Puerto Rico, dan wilayah taman nasional India- menerima nomor alokasi mereka pada Jumat.

    Baca: Vaksin Covid-19 Dirilis di AS Paling Cepat 11 Desember.

    Jumlah yang mereka terima akan proporsional dengan ukuran populasi mereka. Pemerintah federal akan mengeluarkan rekomendasi untuk siapa yang harus diprioritaskan.

    Kemungkinan prioritas akan ditujukan kepada pekerja lanjut usia, berisiko tinggi, dan garis depan dalam penanganan covid-19. Tetapi otoritas lokal akan membuat keputusan akhir untuk diri mereka sendiri.

    “Vaksinasi akan dimulai di rumah jompo dalam waktu 48 jam setelah persetujuan darurat,” tegas Menteri Kesehatan Alex Azar.

    Pihak pemerintah AS juga telah bermitra dengan CVS Health untuk program vaksinasi di panti jompo.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id