AS, Jepang, dan Korsel Sepakat Terus Tekan Korut

    Willy Haryono - 03 April 2021 08:59 WIB
    AS, Jepang, dan Korsel Sepakat Terus Tekan Korut
    Sebuah misil diluncurkan dari salah satu lokasi yang tak disebutkan di Korea Utara. (KCNA)



    Washington: Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang sepakat untuk terus menekan Korea Utara agar bersedia mengakhiri program nuklir dan misil balistiknya. Dalam sebuah pernyataan gabungan dalam dialog keamanan tingkat tinggi pada Jumat kemarin, ketiga negara menekankan komitmen mereka untuk mengatasi isu Korut "melalui kerja sama trilateral menuju denuklirisasi."

    Ketiga negara juga menyepakati perlunya mengimplementasikan penuh resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terhadap Korut, serta "mencegah proliferasi, dan bekerja sama dalam mempertahankan perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea."






    Dilansirn dari laman The Straits Times pada Sabtu, 3 April 2021, penasihat keamanan ketiga negara juga mendiskusikan semangat bekerja sama dalam mengatasi berbagai tantangan seperti Covid-19, perubahan iklim, dan mendorong kembalinya Myanmar ke jalur demokrasi.

    Dialog ketiga negara digelar di Akademi Angkatan Laut AS di Annapolis, Maryland. Ini merupakan pertemuan level tertinggi antar ketiga negara sejak Biden berkuasa sejak 20 Januari lalu, dan yang pertama sejak meningkatkan ketegangan terkait uji coba rudal balistik Korut pekan kemarin.

    Baca:  Adik Kim Jong-un Sebut Presiden Korsel 'Burung Beo' Peliharaan AS

    Biden, yang saat ini sedang memfinalisasi kebijakan terkait Korut, mengatakan pada pekan kemarin bahwa AS tetap terbuka untuk berdiplomasi dengan Korut meski Pyongyang telah melakukan uji coba misil balistik.

    Namun Washington menegaskan bahwa akan ada konsekuensi jika Korut justru meningkatkan ketegangan saat ini.

    Kamis kemarin, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Ned Price mengatakan bahwa denuklirisasi tetap menjadi jantung kebijakan luar negeri Washington. Ia menekankan segala bentuk pendekatan terhadap Pyongyang harus dilakukan "sejalan" dengan kebijakan mitra-mitra terdekat, termasuk Jepang dan Korsel.

    Pendahulu Biden, Donald Trump, telah tiga kali menggelar pertemuan dengan pemimpin Korut Kim Jong-un. Namun tiga pertemuan tersebut tidak menghasilkan terobosan apapun selain penundaan uji coba nuklir dan misil antarbenua Korut.

    Pemerintahan AS di bawah Biden dipandang cenderung ingin berdialog dengan Korut, namun sejauh ini belum menjadwalkan pertemuan apapun.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id