Penyelamatan Dramatis Bocah Tiga Tahun di Izmir Turki

    Willy Haryono - 03 November 2020 12:18 WIB
    Penyelamatan Dramatis Bocah Tiga Tahun di Izmir Turki
    Elif Perincek berhasil bertahan hidup selama lebih kurang tiga hari di balik reruntuhan bangunan di Izmir, Turki. (AFP/Turkish Health Ministry)
    Izmir: Hati petugas pemadam kebakaran Muammer Celik terpukul saat melihat seorang bocah perempuan terperangkap di balik reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempa bumi di Izmir, Turki. Bocah itu terbaring tak bergerak, dipenuhi dengan debu.

    Celik kemudian meminta koleganya untuk mengambilkan kantung jenazah. Namun saat Celik mencoba menjulurkan tangan, bocah tiga tahun itu membuka matanya dan memegang ibu jari sang penyelamat.

    "Itulah saat kami semua melihat keajaiban," kata Celik, yang berasal dari tim pencari dan penyelamat Dinas Pemadam Kebakaran Istanbul.

    "Ini adalah momen bahagia sekaligus mengharukan bagi kami petugas pemadam," sambungnya, dilansir dari laman ABC Net pada Selasa, 3 November 2020.

    Baca:  ?Bocah Tiga Tahun Diselamatkan dari Puing Bangunan di Izmir Turki

    Bocah 3 tahun itu, Elif Perincek, terperangkap selama lebih kurang tiga hari di reruntuhan apartemen orangtuanya setelah gempa besar mengguncang Turki dan Yunani. Menurut data terbaru Otoritas Manajemen Darurat dan Bencana Turki (AFAD), angka korban tewas telah bertambah menjadi 100, dengan rincian 98 di Turki dan dua lainnya di Yunani.

    Kehancuran terparah ada di Izmir. Di sana, banyak bangunan rusak parah atau bahkan rata dengan tanah. Di salah satu puing, Celik mengaku menemukan Elif yang terbaring di antara sela-sela tempat tidur dan lemari.

    Tim penyelamat langsung menarik Elif dan membawanya ke dalam ambulans. Kru gabungan kemudian melanjutkan upaya mencari korban lain di delapan reruntuhan bangunan.

    Elif adalah korban ke-106 yang berhasil diselamatkan dari balik reruntuhan di Izmir. Itu adalah penyelamatan dramatis kedua pada Senin, setelah petugas berhasil menyelamatkan anak berusia 14 tahun dari balik puing bangunan.

    Gempa bumi pada Jumat kemarin merupakan kedua terbesar yang melanda Turki tahun ini. Guncangan terjadi saat Pemerintah Turki sedang menghadapi berbagai krisis, termasuk pandemi virus korona (covid-19) dan merosotnya nilai mata uang lira.

    Selain merusak bangunan, gempa tersebut juga sempat memicu gelombang tsunami kecil yang menggenangi sejumlah ruas jalan di distrik Seferhisar di Izmir.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id