Polisi Inggris Diberi Wewenang untuk Tangkap Pengidap Korona

    Willy Haryono - 15 Maret 2020 20:05 WIB
    Polisi Inggris Diberi Wewenang untuk Tangkap Pengidap Korona
    Dua polisi bersiaga di sekitar gedung parlemen Inggris di London. (Foto: AFP /Daniel LEAL-OLIVAS)
    London: Pemerintah Inggris berencana memberikan wewenang lebih kepada jajaran kepolisian untuk menangkap pengidap virus korona covid-19 yang tidak mematuhi aturan isolasi dan karantina. Inggris menilai kebijakan ini diperlukan untuk menekan angka penyebaran covid-19 di tengah masyarakat Inggris.

    "Kami akan menggunakan kekuatan untuk mengkarantina orang-orang yang berisiko membahayakan kesehatan publik. Langkah ini penting," tegas Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock dalam acara Andrew Marr Show di media BBC, Minggu 15 Maret 2020.

    "Tapi saya rasa kami tidak perlu menggunakan kekuatan semacam itu, karena masyarakat sudah sangat bertanggung jawab," sambungnya.

    Wewenang lebih untuk kepolisian Inggris ini akan diumumkan pada Selasa mendatang. Aturannya kemudian akan dimasukkan dalam undang-undang khusus yang akan dirilis pada Kamis pekan depan.

    Sementara itu, Pemerintah Inggris telah diminta untuk memprioritaskan uji coba korona terhadap jajaran tim dokter. Uji coba semacam itu diperlukan agar Inggris memiliki cukup staf medis selama berlangsungnya pandemi covid-19.

    Chaand Nagpaul, dokter sekaligus ketua Dewan Asosiasi Medis Inggris, menekankan bahwa pandemi covid ini akan menjadi masalah yang sangat serius jika para tenaga medis mengisolasi diri mereka sendiri.

    Berdasarkan data terbaru situs pemantau Johns Hopkins CSSE, jumlah kasus covid-19 di Inggris mencapai 1.143 dengan 21 korban tewas dan 19 pasien sembuh. Dari total kasus covid-19 di Inggris, salah satu di antaranya adalah Menteri Muda Kesehatan Nadine Dorries.

    Untuk total kasus covid-19 di kancah global, Johns Hopkins mencatat angkanya telah melampaui 156 ribu di lebih dari 120 negara. Sedangkan total kematian global covid-19 mencapai 5.833 dengan 73.968 pasien sembuh.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan covid-19 sebagai pandemi. WHO juga menyebut Eropa kini telah menjadi pusat pandemi virus tersebut.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id