Khawatirkan Laporan WHO, AS Minta Tiongkok Rilis Data Awal Pandemi

    Willy Haryono - 14 Februari 2021 13:23 WIB
    Khawatirkan Laporan WHO, AS Minta Tiongkok Rilis Data Awal Pandemi
    Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan saat memberikan keterangan di Washington pada 4 Februari 2021. (CHIP SOMODEVILLA/Getty/AFP)


    Washington: Gedung Putih meminta Tiongkok untuk segera merilis semua data terkait fase-fase awal pandemi Covid-19, dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat memiliki "kekhawatiran mendalam" atas temuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tim WHO telah meneliti asal-usul Covid-19 di kota Wuhan, Tiongkok selama satu bulan, dan sudah memaparkan beberapa hipotesis terkait virus tersebut.

    Penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan mengatakan bahwa laporan WHO haruslah bersifat independen dan bebas dari "perubahan yang (mungkin) dilakukan Pemerintah Tiongkok."




    Kekhawatiran AS senada dengan yang pernah disampaikan pemerintahan terdahulu di bawah Donald Trump. Kala itu, Trump memutuskan keluar dari WHO karena menilai badan Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut cenderung mendukung Tiongkok.

    Di bawah Presiden Joe Biden, AS kembali menjalin hubungan dengan WHO. Namun Sullivan menegaskan bahwa kredibilitas WHO harus dilindungi dari segala bentuk intervensi.

    "Kami memiliki kekhawatiran mendalam mengenai bagaimana temuan awal (tim WHO di Wuhan) tersebut dikomunikasikan," ujar Sullivan, dikutip dari laman India Today pada Minggu, 14 Februari 2021.

    Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok mengecam balik, dengan mengatakan bahwa AS telah merusak kerja sama multilateral dalam beberapa tahun terakhir. Tiongkok meminta AS untuk tidak menyalahkan Tiongkok atau negara lain yang mendukung WHO selama pandemi Covid-19.

    Tiongkok menyambut baik kesediaan AS untuk kembali berhubungan dengan WHO. Namun Beijing juga meminta Washington untuk menerapkan "standar tertinggi" dalam bersikap dan tidak menyalahkan negara lain.

    Jumat kemarin, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa semua hipotesis mengenai asal-usul Covid-19 masih terbuka. Pernyataan disampaikan usai AS mengaku ingin mengkaji data dari temuan tim WHO yang dikirim ke Wuhan.

    Salah satu hipotesis utama tim WHO di Wuhan menyebutkan bahwa Covid-19 kemungkinan berasal dari kelelawar. Terdapat beberapa skenario mengenai bagaimana Covid-19 dapat berpindah dari kelelawar ke manusia.

    Baca:  WHO: Semua Hipotesis Asal-Usul Covid-19 Masih Terbuka

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id