Di Markas PBB, Indonesia Paparkan Strategi Transformasi Sistem Pangan

    Willy Haryono - 25 September 2021 18:04 WIB
    Di Markas PBB, Indonesia Paparkan Strategi Transformasi Sistem Pangan
    Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dalam keterangan virtual acara UN Food System Summit (UN FSS) di New York, AS, 23-24 September 2021. (Kemenlu RI/KemPPN)



    ?New York: Untuk mempercepat upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), Indonesia berkomitmen mendukung upaya bersama mewujudkan transformasi sistem pangan global. Demikian ucapan Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa yang disampaikan secara virtual dalam pertemuan UN Food System Summit (UN FSS) di sela-sela Sidang ke-76 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada 23-24 September 2021.
     
    Berdasarkan keterangan tertulis di situs Kemenlu RI, disebutkan adanya tiga strategi utama yang menjadi prioritas Indonesia, yaitu menciptakan sektor pertanian berkelanjutan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan; memberikan dukungan khusus bagi petani skala kecil; dan juga meningkatkan kerja sama internasional serta kemitraan beragam pemangku kepentingan.
     
    Pertemuan UN FSS digagas Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebagai bagian dari implementasi "Decade of Action for delivery on the SDGs by 2030." Pertemuan ini dilatarbelakangi keprihatinan terhadap semakin banyaknya tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan SDGs, khususnya SDG 2 mengenai penghapusan kelaparan dan mengatasi malnutrisi.

    Perubahan iklim dan pandemi Covid-19 juga semakin memperburuk situasi ketahanan pangan global. Bahkan berdasarkan data FAO, terdapat sekitar 720 sampai 811 juta orang di dunia menderita kelaparan pada 2020, atau lebih banyak 118 juta orang dibandingkan 2019.

     



    Komitmen Indonesia dalam mewujudkan transformasi sistem pangan juga diwujudkan melalui penyelenggaraaan dialog nasional dan sub nasional, yang telah menghasilkan berbagai masukan substantif untuk terus memperbaiki governance dalam sistem pangan nasional. Pertemuan diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas sebagai national convenor UN FSS.

    Dalam kaitan itu, Indonesia menekankan pentingnya menghindari pendekatan one-size-fits all dalam transformasi sistem pangan, terutama mengingat tantangan yang berbeda-beda dan kompleks di setiap wilayah.
     
    Melalui UN FSS, Indonesia berharap seluruh negara dapat bersama-sama mewujudkan upaya mengakhiri kelaparan dan kemiskinan global, serta membangun sistem pangan yang lebih berkelanjutan, adil, dan tangguh.

    Baca:  G33 Sepakat Isu Ketahanan Pangan-Pertanian Jadi Paket Kebijakan di WTO

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id