Populer Internasional: 'Mata Api' Meksiko hingga Buronan Kapal Feri Sewol

    Willy Haryono - 04 Juli 2021 10:00 WIB
    Populer Internasional: Mata Api Meksiko hingga Buronan Kapal Feri Sewol
    Kobaran api mirip mata manusia terlihat di dekat sebuah kilang minyak di Semenanjung Yucatan, Meksiko. (Twitter/BNONews)



    Mexico City: Sebuah kobaran api tak biasa mirip sebuah mata manusia terlihat di Semenanjung Yucatan, Meksiko. Pemandangan unik itu menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Minggu, 4 Juli 2021.

    Dua berita terpopuler lainnya adalah ribuan warga Filipina yang mengungsi di tengah erupsi gunung berapi Taal dan buronan Korea Selatan terkait tenggelamnya kapal feri Sewol.

     



    Berikut selengkapnya:

    1. 'Mata Api' Terlihat di Permukaan Laut Teluk Meksiko

    Kobaran api di Semenanjung Yucatan itu terlihat seperti sebuah lingkaran lava cair berbentuk mata manusia. Karenanya, kobaran itu disebut sejumlah warganet sebagai 'Mata api.'

    Perusahaan minyak negara Meksiko, Pemex, menyalahkan kebocoran gas dari pipa di bawah air sebagai pemicu kobaran api tersebut. 

    Apa penyebab terjadinya kobaran api tak biasa itu? Cek selengkapnya di sini.

    2. 2.400 Warga Filipina Mengungsi akibat Letusan Gunung Taal

    Lebih dari 2.000 warga Filipina melarikan diri dari letusan gunung berapi di dekat ibu kota Manila. Warga khawatir erupsi gunung berapi Taal dapat membahayakan jiwa karena mengandung gas beracun.
     
    Akibat fenomena alam ini, kabut tebal tercipta di Manila dan beberapa provinsi di sekitarnya. Peringatan kesehatan juga sudah dikeluarkan pemerintah pusat.

    Dalam evakuasi massa ini, sebagian warga Filipina mencari perlindungan di sejumlah tempat, seperti di rumah kerabat atau beberapa sekolah yang tutup karena pandemi Covid-19.

    Seberapa berbahayakah gunung berapi Taal? Cek selengkapnya di sini.

    3. Buronan Korsel Terkait Kapal Feri Sewol akan Diekstradisi dari AS

    Buronan Korsel terkait kasus tenggelamnya Sewol pada 2014 akan diekstradisi dari Amerika Serikat. Langkah ekstradisi ini disampaikan Hakim AS, Judith McCarthy.

    McCarthy mengatakan, Korea Selatan telah menunjukkan kemungkinan penyebab untuk mengekstradisi Yoo Hyuk-Kee.

    Berapa banyak korban tewas dalam peristiwa tenggelamnya kapal feri Sewol tujuh tahun lalu? Cek selengkapnya di sini.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id