Lima Kutipan Serangan Kamala Harris kepada Donald Trump

    Fajar Nugraha - 14 Agustus 2020 07:05 WIB
    Lima Kutipan Serangan Kamala Harris kepada Donald Trump
    Kampanye bersama Joe Biden, Kamala Harris serang Donald Trump. Foto: AFP
    Washington: Mengkritik tajam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilakukan oleh Kamala Harris setelah dipilih sebagai calon Wakil Presiden AS dari Partai Demokrat. Harris mendampingi Joe Biden dalam pertarungan menuju Gedung Putih.

    Bersama Biden, Harris melakukan kampanye bersama untuk pertama kali pada Kamis 13 Agustus 2020. Beberapa isu disampaikan Harris dalam kampanye itu terutama serangan kepada Trump.

    Beberapa kutipan  serangan yang dilakukan oleh Harris kepada Donald Trump antara Lain:


    1. Harris dengan tajam mengkritik penanganan Trump terhadap pandemi virus korona.


    Saat Ebola merebak di pemerintahan mantan Presiden Barack Obama, dua orang Amerika meninggal. “Trump tidak cakap dalam melakukan pekerjaannya,” ujar Harris, seperti dikutip CNN, Kamis, 13 Agustus 2020.

     
    2. Dalam isu ekonomi, Harris  menyebut Trump hebat dalam menghancurkan.


    "Dia mewarisi ekspansi ekonomi terpanjang dalam sejarah dari Barack Obama dan Joe Biden. Dan kemudian, seperti semua yang dia warisi, dia langsung menghancurkannya,” ucap Harris tentang Trump.


    3. Soroti reputasi AS di bawah kepemimpinan Trump.


    "Inilah yang terjadi ketika kita memilih seorang pria yang tidak cocok untuk pekerjaan itu. Negara kami berakhir compang-camping dan begitu pula reputasi kami di seluruh dunia,” tegasnya.


    4. Menyebut Trump tidak memikirkan rakyat.


    “Amerika sangat membutuhkan kepemimpinan saat ini. Tetapi yang kita punya sekarang hanyalah presiden yang memikirkan dirinya sendiri bukan rakyat yang memilihnya,” tegas Harris.


    5. AS dalam pertaruhan besar di bawah kepemimpinan Trump.


    “Semua yang kita jaga, baik itu ekonomi, kesehatan, anak-anak bahkan negara yang kita tinggal saat ini, semuanya dalam ancaman,” tutur Harris dalam kampanye di Delaware tersebut.

    Pada Konvensi Partai Demokrat minggu depan, Joe Biden akan menerima pencalonan presiden dari partainya. Tentunya Biden sudah didampingi oleh Kamala Harris.

    Sementara itu, Trump akan dinominasikan untuk masa jabatan empat tahun kedua di Gedung Putih oleh rekan-rekan Republiknya di konvensi partai mereka seminggu kemudian.

    Kampanye 10 minggu akan menyusul sebelum para pemilih memberikan putusan mereka dalam pemilihan umum pada 3 November. Trump dan Biden akan mengadakan tiga debat pada bulan September dan Oktober. Sedangkan Harris akan berdebat dengan Wakil Presiden Mike Pence pada  Oktober.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id