Mengerikan, 97 Politisi Meksiko Tewas Dibunuh Jelang Pemilu Parlemen

    Marcheilla Ariesta - 07 Juni 2021 13:43 WIB
    Mengerikan, 97 Politisi Meksiko Tewas Dibunuh Jelang Pemilu Parlemen
    Seorang pria menggunakan hak suaranya dalam pemilu parlemen di Tijuana, Meksiko pada 6 Juni 2021. (Guillermo Arias / AFP)



    Mexico City: Seorang pria melemparkan kepala manusia yang terpenggal di tempat pemungutan suara di kota perbatasan Tijuana, Meksiko. Saksi mata mengatakan di dekat kepala itu ditemukan kantong plastik berisi bagian tubuh.

    Pihak berwenang mengatakan pria itu melarikan diri, tapi tidak merinci apakah pada akhirnya ia berhasil ditangkap. Petugas menemukan kantong plastik berisi potongan tubuh manusia sesuai keterangan saksi mata.

     



    Tidak jelas apa pesan yang ingin disampaikan pelaku melalui aksi mengerikan tersebut. Namun, diduga ada hubungannya dengan pemilihan umum parlemen yang digelar pada Minggu, 6 Juni kemarin.

    Dilansir dari WA Today pada Senin, 7 Juni 2021, kampanye pemilu parlemen menjadi salah satu kegiatan 'paling berdarah' dalam sejarah di Tijuana. Konsultan Keamanan Etellekt Meksiko mengatakan sejauh ini 97 politisi tewas dan 935 lainnya diserang selama masa kampanye.

    Dalam peristiwa lainnya di hari pemilihan, seseorang melemparkan granat tidak aktif ke tempat pemungutan suara. Seorang pemilih mengatakan massa membubarkan diri, tapi kemudian kembali karena tidak terjadi ledakan.

    "Orang-orang mengatakan mereka akan tetap memilih dan tidak akan bisa diintimidasi," kata seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.

    Di Sinaloa, orang-orang bersenjata merampok materi pemilu parlemen dari tempat pemungutan suara. Wilayah itu adalah rumah kartel Sinaloa yang dipimpin Joaquim 'El Chapo' Gusman yang telah ditangkap otoritas Amerika Serikat.

    Baca:  26 Tewas saat Kelompok Bersenjata Serbu Pusat Rehabilitasi Meksiko

    Sebanyak 500 kursi di majelis rendah Kongres federal, 15 gubernur negara bagian dan 20.000 posisi kepemimpinan lokal diperebutkan dalam pemilu parlemen Meksiko. Kursi-kursi tersebut akan dipilih oleh 93,5 juta warga Meksiko yang memenuhi syarat untuk memilih.

    Erik Ulises Ramirez, seorang kandidat dari partai oposisi sayap kiri Gerakan Warga, berhasil selamat dari upaya pembunuhan bulan lalu di Cocula, negara bagian Guerrero. Ia mengatakan dua rekannya telah diculik, dipukuli dan kemudian dibebaskan pada Minggu kemarin.

    Analis keamanan mengatakan sebagian besar kekerasan dalam pemilu Meksiko cenderung terjadi di tingkat kota, di mana geng memberikan tekanan untuk memengaruhi hasil pemilu. Sejumlah geng kriminal seperti itu berharap mendapatkan kontrol lebih besar agar dapat menjalankan aktivitas kriminal mereka secara leluasa.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id