Trump Mengaku Tak Tahu Hakim Mahkamah Agung AS Meninggal

    Willy Haryono - 19 September 2020 09:03 WIB
    Trump Mengaku Tak Tahu Hakim Mahkamah Agung AS Meninggal
    Presiden AS Donald Trump dalam salah satu acara kampanye. (Foto: AFP)
    Minnesota: Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang disorot kamera dalam sebuah acara kampanye di Minnesota saat kabar mengenai kematian hakim Mahkamah Agung AS, Ruth Bader Ginsburg, mengguncang seantero negeri. Selama lebih dari satu jam usai berita kematian Ginsburg keluar, Trump terlihat tidak menyadarinya dan terus berkampanye.

    Trump terus berbicara dari satu isu ke isu lain, bahkan pernah menyebutkan soal Mahkamah Agung tanpa menyinggung kematian Ginsburg. Tidak ada satu pun staf kepresidenan yang mengintervensi Trump untuk memberi tahu kabar kematian Ginsburg.

    Seorang wartawan kantor berita NBC News mengaku melihat seseorang di tengah kerumunan kampanye yang berusaha meneriakkan kabar kematian Ginsburg kepada Trump. Namun Trump tampak tidak mendengarnya, dan terus berkampanye.

    Komentar singkat disampaikan Trump mengenai Ginsburg saat dirinya hendak naik ke pesawat kepresidenan Air Force One.

    "Dia (Ginsburg) meninggal? Saya tidak tahu itu. Dia telah menjalani kehidupan yang luar biasa, apa lagi yang bisa dikatakan mengenai beliau?" sebut Trump, dilansir dari laman Guardian, Sabtu 19 September 2020.

    "Terlepas dari apakah Anda setuju atau tidak, dia telah menjalani kehidupan yang luar biasa," sambungnya.

    Ruth Bader Ginsburg meninggal dunia akibat penyakit kanker di usia 87 tahun. Ginsburg, pembela hak-hak perempuan di AS, meninggal akibat kanker pankres di rumahnya di Washington DC dengan dikelilingi keluarga tercinta pada Jumat 18 September.

    Sepanjang tahun ini, Ginsburg menjalani perawatan kemoterapi karena kemunculan kembali gejala-gejala kanker pankreas.
     
    Ia merupakan tokoh feminisme ternama yang menjadi figur utama bagi kelompok liberal di AS. Ginsburg merupakan hakim tertua di Mahkamah Agung AS, yang telah bertugas selama 27 tahun di pengadilan tertinggi negara tersebut.

    "Negara kita telah kehilangan seorang tokoh," kata Ketua Mahkamah Agung AS John Roberts.

    (WIL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id