comscore

Kanselir Jerman Tuduh Putin Takut Semangat Demokrasi

Medcom - 21 Juni 2022 15:06 WIB
Kanselir Jerman Tuduh Putin Takut Semangat Demokrasi
Kanselir Jerman Olaf Scholz. (AFP)
Berlin: Kanselir Jerman Olaf Scholz menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin takut demokrasi menyebar ke negaranya. Putin juga disebut Scholz sedang berusaha memecah Eropa dan mengembalikan dunia yang didominasi kekuatan-kekuatan berpengaruh.

Pernyataan disampaikan Scholz dalam wawancara dengan surat kabar Muenchner Merkur yang diterbitkan pada Senin, 20 Juni 2022, mengenai apakah Putin akan menerima jika Ukraina mendekat menuju keanggotaan Uni Eropa (UE).
"Presiden Rusia harus menerima kenyataan bahwa ada masyarakat demokrasi berbasis hukum di negaranya yang saat ini sudah semakin kuat," katanya. "Dia jelas merasa takut semangat demokrasi itu menyebar di negaranya," sambung Scholz, dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 21 Juni 2022.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menentang pernyataan tersebut via media sosial. "Percikan-percikan Jerman telah menyebar ke negara kami beberapa kali. Kami tidak akan membiarkan 'api' semacam itu lagi," sebut Zakharova.

Pekan lalu, Komisi Eropa merekomendasikan agar Ukraina diberikan status kandidat untuk bergabung ke UE. Langkah ini juga didukung oleh Scholz.

Scholz memperingatkan bahwa kenaikan harga energi kemungkinan akan berlangsung lama. Mengenai hal ini, ia menolak pernyataan Rusia yang mengatakan bahwa Moskow memotong aliran gas karena ketiadaan suku cadang akibat rentetan sanksi.

"Penjelasan ini tidak masuk akal," katanya. (Kaylina Ivani)

Baca:  Putin Peringatkan Prancis dan Jerman atas Penyaluran Senjata ke Ukraina

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id