Donald Trump Pernah Tawari Kim Jong-un Nebeng Air Force One

    Willy Haryono - 22 Februari 2021 11:02 WIB
    Donald Trump Pernah Tawari Kim Jong-un Nebeng Air Force One
    Donald Trump (kanan) dan pemimpin Korut Kim Jong-un dalam pertemuan di Singapura pada 2018. (AFP)



    Washington: Donald Trump pernah menawari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un untuk menebeng pulang dengan pesawat kepresidenan Air Force One. Berdasarkan keterangan dari dokumenter terbaru kantor berita BBC, tawaran itu disampaikan Trump kepada Kim saat keduanya menghadiri konferensi tingkat tinggi di Hanoi dua tahun lalu.

    Kim dan Trump awalnya sempat terlibat perang kata-kata dan ancaman. Namun hubungan keduanya menghangat hingga menjadi level 'bromance' lewat dua pertemuan formal di Singapura dan Vietnam dan yang bersifat informal di Zona Demiliterisasi Korea (DMZ).






    Meski Trump dan Kim sudah tiga kali bertemu, belum ada kemajuan berarti dalam hubungan AS-Korut terutama mengenai isu denuklirisasi.

    Dalam dokumenter BBC berjudul "Trump Takes on the World," presiden ke-45 AS itu "mengejutkan banyak diplomat" usai menawari Kim perjalanan pulang ke Korut dengan menggunakan Air Force One pada 2019.

    Pada akhirnya Kim menolak tawaran tersebut. Jika Kim menerimanya, ia dan para pengawalnya akan berada di dalam pesawat resmi kepresidenan AS, dan mungkin memasuki zona udara Korut dengan pesawat tersebut.

    Sejumlah pihak meyakini hal itu tidak akan terjadi karena berbagai pertimbangan alasan keamanan.

    "Presiden Trump menawari Kim perjalanan pulang dengan Air Force One," ujar Matthew Pottinger, pakar urusan Asia yang pernah menjadi anggota Dewan Keamanan Nasional AS, kepada BBC, dilansir dari laman The Straits Times pada Senin, 22 Februari 2021.

    "Ia tahu Kim telah menempuh perjalanan darat dengan kereta selama berhari-hari melewati Tiongkok menuju Hanoi. Kala itu ia berkata, 'saya bisa mengantarkan Anda pulang hanya dalam waktu dua jam jika Anda bersedia.' Kim menolak," ungkap Pottinger.

    Dalam KTT perdana dengan Trump di Singapura pada 2018, Kim menumpang pesawat Air China Plane. Selama di Singapura, Trump sempat memperlihatkan isi mobil kepresidenan AS -- The Beast -- kepada Kim sebagai bentuk kepercayaan terhadap sahabat.

    Namun bulan lalu, Kim mengatakan AS masih tetap menjadi "musuh terbesar" Korut. Washington pun berkata bahwa "kebijakan terhadap Korea Utara" tidak akan pernah berubah terlepas dari "siapapun yang berkuasa" di negara tersebut.

    Sejauh ini, media nasional Korut belum pernah menyebutkan nama Joe Biden sebagai presiden baru AS.

    Baca:  Kim Jong-un Tegaskan AS Tetap Musuh Terbesar Korut

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id