Badai Iota Tewaskan 8 Orang di Amerika Tengah

    Willy Haryono - 18 November 2020 12:44 WIB
    Badai Iota Tewaskan 8 Orang di Amerika Tengah
    Personel militer Honduras membantu proses evakuasi warga di area terdampak Badai Iota. (Twitter/Honduras Military)
    Managua: Setidaknya delapan orang tewas saat Badai Iota menerjang sejumlah negara di Amerika Tengah. Saat tiba pada Senin malam, Iota berada dalam status badai Kategori 4 dengan kecepatan putaran angin hingga 249 kilometer per jam.

    Menurut keterangan Philip Kotzbach, seorang meteorolog dari Colorado State University, Iota merupakan badai tropis terkuat 2020 dalam musim badai Atlantik. Iota juga merupakan badai terkuat yang melanda Amerika Tengah di bulan November.

    Baca:  Badai Iota Tiba di Pesisir Nikaragua

    Dilansir dari laman UPI, Wakil Presiden Nikaragua Rosario Murillo mengatakan bahwa empat orang dewasa dan dua anak di bawah umur tewas akibat terkena imbas Iota. Sementara menurut laporan CNN pada Rabu, 18 November 2020, Presiden Kolombia Ivan Duque mengonfirmasi adanya dua korban tewas terdampak Iota, dengan satu lainnya masih dinyatakan hilang.

    Hingga Selasa malam, kekuatan Iota mulai melemah dengan kecepatan putaran angin hanya 64 km/jam. Menurut laporan Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC), Iota tercatat berada sekitar 40 km dari Tegucigalpa, Honduras pada Selasa malam.

    Amerika Tengah masih berusaha bangkit dari terjangan Badai Eta saat Iota datang. Dalam konferensi pers pada Selasa pagi, Duque mengatakan bahwa negaranya sudah mempersiapkan diri atas berbagai kerusakan akibat Iota. Ia mengatakan upaya pembangunan kembali sudah dimulai di Providencia Island.

    "Kami sudah menyingkirkan berbagai puing dari seantero pulau serta mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan," sebut Duque via Twitter.

    Di Honduras, jajaran militer mengunggah sejumlah foto yang memperlihatkan kerusakan wilayah akibat Iota. Foto lainnya juga memperlihatkan petugas gabungan yang mengevakuasi ratusan warga.

    Nikaragua, Honduras, Guatemala, dan El Salvador kini terkena bencana berlipat, mulai dari badai Eta, pandemi covid-19 hingga Iota. Keempat negara tersebut terancam jatuh ke jurang krisis kemanusiaan.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id