Adaptasi Sistem Pemilu AS saat Wabah Covid-19 Menyerang

    Fajar Nugraha - 28 Oktober 2020 17:07 WIB
    Adaptasi Sistem Pemilu AS saat Wabah Covid-19 Menyerang
    Warga Amerika Serikat (AS) sudah ada yang memberikan suara dalam pemilu lebih awal. Foto: AFP
    Washington: Meskipun virus korona sedang mewabah, Amerika Serikat (AS) tetap akan mengadakan pemilihan umum tahun ini. Para ahli mengatakan prosesnya mungkin sedikit menantang, tetapi pemilihan presiden (Pilpres AS) dan Kongres (beserta sejumlah pemilu negara dan lokal) akan berlangsung pada 3 November.

    Konstitusi AS menyatakan bahwa masa jabatan anggota Kongres berakhir pada 3 Januari dan masa jabatan presiden berakhir pada  20 Januari. Joe Biden dan Donald Trump tentu sudah menyiapkan diri.

    Delegasi asing pada Komisi Pemilihan Federal (Federal Election Commission) yang mengawasi prosedur pemilu federal, terheran-heran pada sistem desentralisasi pemilu AS. Negara bagian dan county yang setingkat kota atau kabupaten di Indonesia, bertanggung jawab untuk mengelola pemilu serta melaporkan hasilnya.

    Sistem yang ada membuat perubahan besar sulit dilakukan, bahkan untuk melindungi pemilih dari ancaman seperti virus korona. Menurut Hans von Spakovsky dari lembaga think tank Heritage Foundation, para pendiri bangsa telah merancangnya seperti ini sehingga pemegang jabatan federal tidak bisa mengubah aturan pemilu untuk membuat mereka terus berkuasa.

    “Kita punya waktu, dan itu akan terlihat berbeda dari masa lalu, tapi ada banyak alasan baik untuk berharap kita akan memiliki pemilu yang pemenangnya adalah pilihan otentik dari para pemilih yang berhak untuk berpartisipasi,” kata Direktur Program Hukum Pemilu di Ohio State University, Edward B. Foley, seperti dikutip dari Share America.

    “Kami mempertahankan pemerintahan sendiri bahkan dalam lingkungan semacam ini. Ini menunjukkan sesuatu tentang identitas nasional kami,” ujarnya.

    Pergeseran pemilu pendahuluan (Primary)

    Virus korona mewabah di tengah-tengah tahapan pertama dari tiga tahap kampanye presiden AS. Selama tahap pertama, setiap partai utama memilih nominasi melalui primary dan kaukus negara bagian.

    Lebih dari setengah negara bagian dan wilayah telah menjalankan pemilihan ini. Negara-negara bagian sisanya menunda primary ke akhir musim semi, dengan harapan situasi dan kondisi sudah lebih aman bagi pemilih mendatangi tempat pemungutan suara.

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id