Plt PM Inggris Dorong 100 Ribu Tes Harian Covid-19

    Willy Haryono - 08 April 2020 10:16 WIB
    Plt PM Inggris Dorong 100 Ribu Tes Harian Covid-19
    Menlu Inggris Dominic Raab menjadi plt PM Inggris setelah Boris Johnson dirawat di rumah sakit akibat covid-19. (Foto: AFP/Getty)
    London: Pelaksana tugas Perdana Menteri Inggris Dominic Raab berkukuh bahwa komitmen pemerintah untuk melakukan 100 ribu tes virus korona (covid-19) tetap berlaku meski terjadi sejumlah halangan. Salah satu halangan yang menjadi sorotan adalah dirawatnya PM Inggris Boris Johnson atas gejala covid-19.

    Hambatan lainnya adalah keterangan sejumlah pejabat Inggris yang mengatakan bahwa alat tes baru covid-19 kurang sensitif untuk digunakan.

    Dikutip dari Independent, Rabu 8 April 2020, Raab mengatakan bahwa belasan ribu tes covid-19 telah dilakukan per hari. Ia menilai angka tersebut merupakan kemajuan, hingga nantinya bisa mencapai 100 ribu per hari.

    Seorang sumber dari Departemen Kesehatan Inggris mengatakan, data tes harian tersebut tidak meliputi hasil dari Manchester atau Leeds. Ia mengatakan proses pengumpulan datanya mengalami sedikit keterlambatan.

    "100 ribu tes merupakan target menteri kesehatan," ucap Raab dalam sebuah konferensi pers harian, merujuk pada Menkes Inggris Matt Hancock.

    Seorang rekan Hancock menilai Raab sepertinya ingin menunjukkan bahwa Menkes Inggris merupakan tokoh sentral dalam urusan penanganan covid-19, termasuk mengenai target 100 ribu tes per hari.

    Sementara itu, Johnson telah melewati malam keduanya di unit perawatan intensif di sebuah rumah sakit di London. Raab beserta pejabat lainnya mengatakan bahwa Johnson hanya mendapat perawatan oksigen standar, tidak mengenakan alat bantu ventilator.

    "Kondisi PM Johnson stabil dan ia masih tetap bersemangat," ucap juru bicara perdana menteri Inggris pada Selasa 7 April malam.

    Menyebut Johnson tak hanya sekadar bos "tapi juga teman," Raab berkata: "Kami terus mendoakan perdana menteri hingga kini."
     
    "Saya yakin dia akan sembuh. Satu hal yang saya satu mengena perdana menteri ini adalah, dia seorang petarung. Dia akan kembali memimpin kami melewati krisis ini," lanjutnya.

    Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Rabu pagi, total infeksi di tengah pandemi covid-19 di Inggris telah melampaui 55 ribu dengan 6.171 kematian dan 325 pasien sembuh.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id