Joe Biden Tetapkan 'Amerika Bersatu' sebagai Tema Pelantikan

    Willy Haryono - 12 Januari 2021 08:57 WIB
    Joe Biden Tetapkan 'Amerika Bersatu' sebagai Tema Pelantikan
    Presiden terpilih AS Joe Biden (tengah) bersama wapres terpilih Kamala Harris di Wilmington, Delaware. (AFP)
    Delaware: Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden menetapkan "Amerika Bersatu" sebagai tema pelantikan dirinya pada 20 Januari mendatang. Nantinya, Biden juga akan mengikuti sejumlah aktivitas bersama mantan presiden Barack Obama, George W. Bush, dan Bill Clinton untuk menggarisbawahi pesan persatuan.

    "Di masa krisis dan perpecahan seperti saat ini, Amerika Bersatu merefleksikan awal dari perjalanan nasional baru untuk memulihkan jiwa Amerika, menyatukan negara, serta menciptakan jalan menuju masa depan yang lebih cerah," ucap komite pelantikan Biden, dikutip dari laman NBC News pada Senin, 11 Januari 2021.

    Setelah dilantik pada 20 Januari nanti, Biden dan juga Wakil Presiden terpilih Kamala Harris bersama pasangan masing-masing akan menggelar Pass in Review, sebuah seremoni di saat presiden baru AS mengkaji kesiapan militer negara.

    Nantinya Biden dan Harris bersama Obama, Bush, Clinton, dan pasangan mereka masing-masing akan menaruh karangan bunga di area pemakaman Tomb of the Unknown Soldier di Arlington.

    Petahana Donald Trump tidak akan datang ke acara pelantikan Biden, sementara Wakil Presiden Mike Pence akan hadir bersama istrinya, Karen. Komite tidak mengatakan bahwa Pence dan istrinya akan hadir dalam seremoni peletakan karangan bunga.

    Baca:  Biden Sambut Baik Absennya Trump di Hari Pelantikan

    Perkumpulan sejumlah mantan presiden AS merupakan peristiwa yang jarang terjadi. Mantan presiden Jimmy Carter, 96, dan mantan ibu negara Rosalynn Carter, 93, tidak akan datang ke pelantikan.

    Usai peletakan karangan bunga, Biden akan berpartisipasi dalam iring-iringan militer ke Gedung Putih

    "Pelantikan ini akan menandai era baru bagi masyarakat Amerika, menandai momen pemulihan, persatuan dari sebuah Amerika yang bersatu," ujar CEO komite Tony Allen.

    "Saatnya membuka lembaran baru di masa perpecahan seperti saat ini. Aktivitas pelantikan akan merefleksikan nilai-nilai kita bersama, dan menjadi pengingat bahwa kita akan lebih kuat jika bersatu," pungkasnya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id