Joe Biden Sebut Trump Pilih Pasar daripada Penanganan Covid-19

    Fajar Nugraha - 16 Oktober 2020 07:35 WIB
    Joe Biden Sebut Trump Pilih Pasar daripada Penanganan Covid-19
    Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Joe Biden lakukan tanya jawab dengan warga. Foto: AFP
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan lawannya dari Partai Demokrat Joe Biden, melakukan tanya jawab dengan warga secara terpisah. Virus korona menjadi isu utama dalam debat terpisah ini.

    Joe Biden membuka dialog balai kota pada Kamis 15 Oktober 2020 malam waktu AS atau Jumat pagi waktu Indonesia, dengan menggambarkan bagaimana dia akan menangani virus korona secara berbeda. Biden sekaligus mengecam Presiden Donald Trump karena tanggapannya yang agak tidak merata terhadap virus.

    "Dia (Donald Trump) melewatkan peluang besar dan terus mengatakan hal-hal yang tidak benar," kata calon dari Partai Demokrat itu, seperti dikutip CNN.

    “Saya mencatat bahwa pemerintahan Trump mengatakan virus itu akan hilang pada Paskah atau diberantas oleh musim panas,” imbuhnya.

    Biden mengatakan pemerintahannya akan mengikuti rencana pandemi yang ditetapkan oleh pemerintahan Barack Obama sebelum Trump menjabat. Politikus senior AS itu mengatakan langkah pertamanya adalah mengirim peneliti Amerika ke Tiongkok untuk mendapatkan pengetahuan terbaru tentang virus tersebut.

    Menurut Biden seharusnya ada lebih banyak standar nasional lebih awal dalam pandemi dan Presiden harus mendorong semua orang Amerika untuk menggunakan masker sebagai cara menghentikan penyebaran. Dia menegaskan akan bersandar pada gubernur, sebagai presiden, untuk mengamanatkan penggunaan masker.

    “Dia (Trump) tidak berbicara tentang apa yang perlu dilakukan karena dia terus mengkhawatirkan, menurut saya, tentang pasar saham,” ucap Biden tentang Trump.

    “Dia khawatir jika dia berbicara tentang betapa buruknya hal ini, kecuali kita mengambil tindakan pencegahan ini, maka, kenyataannya, pasar akan turun. Dan barometer kesuksesan ekonominya adalah pasar,” tegasnya.

    Debat terbuka secara terpisah ini membuat Biden dan Trump menghadapi pertanyaan sulit dari para pemilih. Tetapi warga di rumah akan dipaksa untuk memilih mana yang akan ditonton secara langsung.

    Trump menjawab pertanyaan dari para pemilih di NBC. Biden akan melakukannya pada waktu yang sama di ABC. Debat terbuka Trump berlangsung selama satu jam, sedangkan Biden berlangsung selama 90 menit.

    Mereka dijadwalkan setelah Komisi Debat Presiden membatalkan debat kedua yang direncanakan pada Kamis malam. Namun setelah Trump didiagnosi covid-19, komisi pun menawarkan format virtual yang ditolak oleh Trump.

    Akhirnya debat secara langsung pun dibatalkan oleh pihak komisi. Debat terbuka secara terpisah ini menjadi alternatif yang diambil.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id