comscore

2 Remaja Ditangkap di Inggris Terkait Penyanderaan Sinagoga Texas

Willy Haryono - 17 Januari 2022 10:11 WIB
2 Remaja Ditangkap di Inggris Terkait Penyanderaan Sinagoga Texas
Sekelompok polisi bersiaga di salah satu sudut kota Manchester, Inggris, 3 Oktober 2021. (Oli SCARFF / AFP)
London: Dua remaja ditangkap di Inggris terkait penyanderaan empat orang di sebuah sinagoga di Texas, Amerika Serikat, Sabtu kemarin. Biro Investigasi Federal (FBI) mengidentifikasi pelaku penyanderaan sebagai seorang warga negara Inggris.

"Sebagai bagian dari investigasi serangan di sebuah sinagoga di Texas pada 15 Januari 2022, petugas telah melakukan dua penangkapan," ujar unit anti-terorisme Kepolisian Greater Manchester, dikutip dari Epoch Times, Minggu, 16 Januari 2022.
"Dua remaja telah ditahan di South Manchester malam ini. Mereka ditahan dan sedang diinterogasi," lanjut pihak kepolisian via Twitter.

FBI mengidentifikasi warga Inggris pelaku penyanderaan di sebuah sinagoga di Colleyville, Texas, sebagai pria bernama Malik Faisal Akram. Pria yang diketahui berasal dari Blackburn itu dinyatakan tewas usai keempat sandera dibebaskan.

Saat penyanderaan, Akram sempat meminta otoritas AS untuk membebaskan seorang ilmuwan perempuan asal Pakistan bernama Aafia Siddiqui. Siddiqui telah dijatuhi vonis 86 tahun penjara pada 2010 atas percobaan pembunuhan terhadap sejumlah prajurit AS di Afghanistan.

Saudara laki-laki Akram, Gulbar, menuliskan via Facebook bahwa Akram mengalami gangguan kejiwaan. Sejak awal penyanderaan, lanjut Gulbar, pihak keluarga terus berkomunikasi dengan Akram, kepolisian, FBI, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Keluarga berhasil meyakinkan Akram untuk membebaskan salah satu sandera usai bernegosiasi selama enam jam. Namun Gulbar mengatakan, keluarga tidak berhasil meyakinkan Akram untuk menyerah kepada polisi.

Setelah keempat sandera dibebaskan, tim SWAT FBI menyerbu masuk ke sinagoga. Akram dilaporkan tewas akibat tembakan senjata api, namun belum dapat dipastikan apakah ia menembak diri sendiri atau ditembak petugas.

Presiden AS Joe Biden menyebut penyanderaan di sinagoga Texas sebagai sebuah "aksi teror," begitu juga dengan Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss.

Baca:  Joe Biden Sebut Penyanderaan di Sinagoga Texas 'Aksi Teror'

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id