Uni Eropa Diskusikan Isu Palestina-Israel Selasa Depan

    Willy Haryono - 16 Mei 2021 20:04 WIB
    Uni Eropa Diskusikan Isu Palestina-Israel Selasa Depan
    Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell. (AFP)



    Brussels: Jajaran menteri luar negeri Uni Eropa akan mendiskusikan ketegangan terbaru antara Palestina dan Israel pada Selasa, 18 Mei mendatang. Pertemuan digelar di tengah kekhawatiran sejumlah negara anggota UE mengenai terus berjatuhannya korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil.

    "Terkait eskalasi ketegangan antara Israel dan Palestina, serta berjatuhannya korban jiwa dari masyarakat sipil, saya akan menggelar pertemuan luar biasa jajaran menteri luar UE pada Selasa," ujar Kepala Urusan Luar Negeri UE Josep Borrell via Twitter, dilansir dari laman Politico pada Minggu, 16 Mei 2021.

     



    "Kami akan berkoordinasi dan mendiskusikan bagaimana UE dapat berkontribusi untuk menghentikan aksi kekerasan yang masih berlanjut hingga saat ini," sambungnya.

    Hamas, kelompok penguasa Jalur Gaza, meluncurkan ratusan hingga ribuan roket dalam sepekan terakhir ke wilayah Israel. Peluncuran tersebut dibalas dengan rangkaian serangan udara dan artileri.

    Setidaknya 174 orang tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza. Dari total tersebut, 47 di antaranya adalah anak-anak dan 29 perempuan. Sementara serangan roket Hamas telah menewaskan 10 warga Israel, termasuk dua anak-anak.

    Baca:  Ratusan Warga Israel Desak Pemerintah Deklarasikan Gencatan Senjata

    Sabtu kemarin, UE mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya "secara aktif terlibat dalam upaya diplomatik dalam upaya meredam" konflik antara Palestina dan Israel.

    UE menegaskan bahwa sikap blok terkait konflik ini sangatlah jelas, yakni "aksi kekerasan harus diakhiri sekarang juga."

    Hari Minggu ini, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dijadwalkan menggelar pertemuan darurat isu Palestina-Israel. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan DK PBB untuk bersatu dan bersama-sama berupaya untuk menurunkan ketegangan.

    Menurut Guterres, semakin kuat persatuan DK PBB, maka akan semakin kuat pula dampak organisasi tersebut terhadap beragam isu, tak terkecuali ketegangan di Timur Tengah.


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id