Kritikus Presiden Putin, Bertahan dari Dugaan Serangan Racun

    Fajar Nugraha - 24 Agustus 2020 08:09 WIB
    Kritikus Presiden Putin, Bertahan dari Dugaan Serangan Racun
    Ambulans yang membawa Alexei Navalny ke rumah sakit. Foto: AFP
    Moskow: Pengkritik keras kekuasaan Presiden Rusia Vladimir Putin, Alexei Navalny, yang sakit parah setelah diyakini diracun, dinyatakan akan bertahan hidup. Navalny diterbangkan ke Jerman untuk menjalani perawatan.

    Baca: Pemimpin Oposisi Rusia Dirawat dalam Kondisi Koma.

    "Navalny akan selamat dari serangan racun, tapi tidak akan aktif selama berbulan-bulan sebagai politisi," kata Jaka Bizilj, pendiri Cinema for Peace Foundation, kepada tabloid Bild, seperti dikutip AFP, Senin 24 Agustus 2020.

    Navalny, penentang Putin dan juru kampanye melawan korupsi, diterbangkan pada Sabtu untuk menjalani perawatan di Jerman. Pria berusia 44 tahun itu mengalami koma saat dievakuasi dari kota Omsk di Siberia, tetapi belum ada kabar dari rumah sakit Charite di Berlin tentang kondisinya.

    "Jika dia berhasil melewati ini tanpa cedera, yang kita semua harapkan, maka dia pasti akan keluar dari arena politik setidaknya selama satu, dua bulan," kata Bizilj seperti dikutip Bild.

    Dia mengatakan bahwa Navalny telah mengatasi penerbangan itu dengan baik, tetapi menambahkan ini tidak mengubah "situasi keseluruhan yang mengkhawatirkan".

    Juru Bicara tim Navalny, Kira Yarmysh mengatakan, sedianya akan mengadakan briefing melalui YouTube pada Minggu malam untuk membahas kemudian tentang keracunan Alexei.  Tetapi mereka membatalkannya dengan mengatakan belum siap.

    Navalny berada di bawah pengawasan polisi yang ketat pada hari-hari sebelumnya, sebuah surat kabar tabloid Rusia mengutip sumber penegakan hukum.

    Sebelum dia pingsan dalam penerbangan selama perjalanan ke Siberia, Navalny diikuti oleh petugas FSB berpakaian preman dan pergerakannya diawasi secara ketat melalui CCTV, kata laporan di surat kabar Moskovsky Komsomolets.

    Mengutip sumber layanan keamanan, surat kabar itu menjelaskan jadwal perjalanannya sebelum dia jatuh sakit ke jumlah kamar yang dipesan timnya di hotel lokal dan fakta bahwa Navalny memilih untuk tidak tidur di kamar yang dipesan atas namanya.

    Pengawasan


    Sebuah apartemen yang disewa untuknya oleh salah satu pendukung ditemukan oleh pengawasan polisi. Penguakan terjadi setelah ada pesanan antar sushi ke apartemen itu.

    "Skala pengawasan sama sekali tidak mengejutkan saya, kami sangat menyadarinya sebelumnya," tulis Yarmysh di Twitter.

    "Yang mengejutkan, bagaimanapun, adalah (sumber layanan keamanan) tidak segan-segan menjelaskannya,” sebut Yarmysh.

    Baca: Oposisi Rusia Tiba di Jerman untuk Perawatan Medis.

    Dalam laporannya, surat kabar Moskovsky Komsomolets mengutip sumber keamanan yang mengatakan bahwa pengawasan mereka terhadap pergerakan Navalny tidak mengungkapkan kontak mencurigakan yang mungkin terkait dengan penyakitnya.

    Dinas keamanan percaya bahwa jika Navalny diracuni, insiden itu terjadi di bandara atau di pesawat. Namun surat kabar tersebut mengatakan mereka masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel yang diambil oleh polisi dari semua tempat yang dikunjungi Navalny dan timnya dalam perjalanan mereka, termasuk sampel udara.

    Hasil awal diharapkan pada hari Senin, dengan hasil dari tes bahan radioaktif akan dirilis akhir pekan ini, kata surat kabar itu. Tidak disebutkan apakah ini akan dipublikasikan atau tidak.

    Para dokter di rumah sakit di Omsk tempat Navalny dirawat sebelum dievakuasi ke Jerman mengatakan mereka tidak percaya dia diracuni. Mereka mendiagnosisnya dengan penyakit metabolik yang mungkin disebabkan oleh gula darah rendah.

    Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Jumat bahwa masih belum jelas apa yang menyebabkan Navalny jatuh sakit. Dia sebelumnya mengatakan bahwa keracunan apa pun perlu dikonfirmasi oleh tes laboratorium dan bahwa dokter melakukan segala yang mereka bisa untuk membantu Navalny.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id