comscore

Erdogan Resmikan Masjid Kontroversial di Lapangan Taksim

Willy Haryono - 29 Mei 2021 07:45 WIB
Erdogan Resmikan Masjid Kontroversial di Lapangan Taksim
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara dalam peresmian masjid di Lapangan Taksim, Istanbul pada Jumat, 28 Mei 2021. (Ozan KOSE / AFP)
Istanbul: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meresmikan sebuah masjid di Lapangan Taksim, Istanbul. Rencana pembangunan masjid tersebut sempat memicu gelombang protes di tahun 2013.

Ribuan orang menghadiri seremoni peresmian masjid sekaligus menunaikan ibadah Salat Jumat pada 28 Mei 2021. Karena begitu banyak orang yang datang, sejumlah orang terlihat salat di luar masjid.

 



Masjid tersebut berdiri di samping Lapangan Taksim, sebuah ruang publik yang dipandang sebagai simbol sekularisme republik Turki. Berukuran besar, masjid tersebut membuat monumen republik bapak bangsa Turki, Mustafa Kemal Ataturk, terlihat begitu kecil.

"Masjid Taksim kini berada di sebuah tempat terkemuka dari beragam simbol di Istanbul," kata Erdogan usai Salat Jumat.

"Insyaallah, masjid ini akan berdiri di sini hingga akhir waktu," sambungnya, dilansir dari laman BBC pada Sabtu, 29 Mei 2021.

Baca:  Bos Mafia Turki Ancam Beberkan Keburukan Erdogan

Ia mengatakan kepada khalayak bahwa pembangunan masjid ini adalah kemenanan atas demonstran yang menolak menjadikan Lapangan Taksim memiliki semacam simbol religius. "Tidak ada yang bisa menghentikan inisiatif ini sekarang," tegas Erdogan.

Erdogan pertama kali mengungkapkan keinginan mendirikan masjid di Lapangan Taksim saat dirinya masih menjadi wali kota Istanbul di era 1990-an.

"Waktu itu tidak ada ruang untuk salat, dan orang-orang terpaksa harus salat dengan menggunakan alas koran," tutur Erdogan.

Mereka yang hadir dalam peresmian memuji Masjid Taksim, yang menggabungkan fitur Kekaisaran Ottoman dengan desain kontemporer. Masjid ini dapat mengakomodasi sekitar 4.000 orang.

Abuzer Koc, seorang warga Turki, mengatakan kepada AFP bahwa "ada terlalu banyak orang namun tidak ada cukup masjid."

"Saya bersyukur kepada siapapun yang membuat masjid ini akhirnya berdiri," ungkap dia.

Meski Turki adalah negara mayoritas Muslim, sejumlah kritikus menuduh Erdogan secara aktif mencoba menggantikan basis sekuler Turki.

Rencana membangun masjid di Taman Gezi di area Lapangan Taksim memicu gelombang protes di tahun 2013 -- baik di dalam negeri maupun aksi solidaritas di sejumlah negara.

Awalnya hanya kritik terhadap pembangunan masjid, aksi unjuk rasa di Turki berubah menjadi ekspresi kemarahan terhadap kebijakan pemerintah. Para demonstran memandang rencana pembangunan Masjid Taksim sebagai bentuk dari meningkatnya tindakan otoriter Erdogan.

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id