AS Beri Tambahan Bantuan Covid-19 Senilai Rp433 Miliar ke Indonesia

    Willy Haryono - 03 Agustus 2021 13:28 WIB
    AS Beri Tambahan Bantuan Covid-19 Senilai Rp433 Miliar ke Indonesia
    Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan saat berbicara di Washington, 7 Juni 2021. (MANDEL NGAN / AFP)



    Washington: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah menemui Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Jake Sullivan di Washington DC, Senin, 2 Agustus 2021. Keduanya membahas peluang mempererat kemitraan strategis AS-Indonesia, termasuk dalam penanganan pandemi Covid-19.

    Dalam keterangan di situs Kedutaan Besar AS di Jakarta, Sullivan menginformasikan kepada Menlu Retno bahwa AS akan memberikan tambahan bantuan Covid-19 senilai USD30 juta atau setara Rp433 miliar ke Indonesia, sehingga total bantuan sejak awal pandemi menjadi lebih dari USD65 juta (setara Rp940 miliar).

     



    Sullivan menggarisbawahi komitmen teguh AS untuk Asia Tenggara dan menegaskan kembali dukungan untuk sentralitas ASEAN dan peran penting ASEAN dalam arsitektur regional Indo-Pasifik. Ia juga mencatat bahwa AS akan melanjutkan keterlibatan tingkat tinggi dengan Indonesia dan juga di kawasan sebagai bagian dari upaya untuk mendorong Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

    Menlu Retno dan Sullivan turut membahas berbagai isu bilateral dan regional, termasuk krisis iklim dan pentingnya kebebasan di laut serta kepatuhan terhadap prinsip-prinsip UNCLOS di Laut China Selatan. Dalam pertemuan tersebut, mereka berbagi keprihatinan mendalam terkait krisis di Burma (Myanmar) dan menegaskan kembali komitmen untuk mendorong kembalinya demokrasi dengan cepat.

    Terkait Covid-19, keduanya membahas lonjakan kasus di Indonesia, dan Sullivan menyampaikan simpati kepada mereka yang terkena dampak, dan menegaskan bahwa AS akan terus bahu-membahu dengan rakyat Indonesia dan mendukung mereka saat berjuang melawan pandemi.

    Sullivan mengatakan tambahan bantuan USD30 juta akan digunakan untuk mendukung tambahan oksigen dan pasokan medis untuk merawat pasien-pasien Covid-19 serta meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menyuntikkan vaksin dengan mendukung rantai dingin distribusi vaksin, kesiapan fasilitas, dan langkah-langkah lainnya.

    Selain itu, Sullivan dan Menlu Retno juga membahas upaya AS untuk menjadi pabrik penyimpanan dan penyedia vaksin bagi dunia dengan berfokus hanya untuk menyelamatkan nyawa. Baik Menlu Retno maupun Penasihat Sullivan juga menyambut baik kedatangan tambahan 3,5 juta dosis vaksin Moderna pada tanggal 1 Agustus, yang disumbangkan AS ke Indonesia melalui COVAX, sehingga totalnya mencapai 8 juta dosis.

    Keduanya juga membahas sumbangan alat pelindung diri (APD) dari Departemen Pertahanan AS kepada angkatan bersenjata Indonesia untuk didistribusikan kepada sistem medis sipil sebagai bagian dari latihan Garuda Shield yang sedang berlangsung. Terakhir, mereka membahas kepemimpinan berkelanjutan Indonesia dalam memajukan keamanan kesehatan global serta menyepakati perlunya menciptakan kemitraan kesehatan global yang berkelanjutan untuk mempersiapkan diri menghadapi ancaman biologis di masa depan.

    Baca: TNI AD dan US Army Latihan Bersama dalam Garuda Shield 2021

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id