Trump Aktifkan UU Masa Perang untuk Lawan Korona

    Fajar Nugraha - 19 Maret 2020 11:53 WIB
    Trump Aktifkan UU Masa Perang untuk Lawan Korona
    Presiden AS Donald Trump aktifkan undang-undang di masa perang atasi korona. Foto: AFP
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu 18 Maret bahwa pihaknya mengotorisasi Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk memobilisasi kapasitas produksi sektor swasta AS. Aturan ini diterapkan untuk memerangi wabah virus korona covid-19.

    Trump juga mengatakan, pemerintahannya "menangguhkan semua penyitaan dan penggusuran hingga akhir April" untuk membantu mereka yang terkena virus.

    Undang-undang Produksi Pertahanan, yang diberlakukan pada tahun 1950, memungkinkan presiden untuk memaksa sektar usaha swasta Amerika untuk memproduksi bahan-bahan pertahanan nasional. Bahan tersebut termasuk seperti ventilator dan perlengkapan medis untuk para pekerja perawatan kesehatan.

    “Keputusan ini memungkinkan saya untuk melakukan banyak hal baik, jika kita membutuhkannya,” ujar Trump, seperti dikutip NBC News, Kamis, 19 Maret 2020.

    Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer, sebelumnya telah meminta Trump untuk menggunakan otoritas tersebut untuk mengatasi kekurangan pasokan medis.

    "(Undang-undanga) ini digunakan pada masa perang, tetapi kita harus memobilisasi seolah-olah itu adalah masa perang ketika datang ke tempat tidur rumah sakit, persediaan dan peralatan," kata Schumer Rabu, 18 Maret 2020 di hadapan senat.

    Pada jumpa pers Rabu, Trump mengatakan ia menganggap dirinya sebagai ‘presiden masa perang’ dan menyebut virus korona sebagai ‘musuh’.

    Presiden juga menyebut virus korona sebagai ‘Virus China’ selama pengarahannya, seperti yang ia lakukan dalam tweet Rabu pagi dan waktu lainnya dalam beberapa hari terakhir. Ketika ditanya di konferensi pers tentang penggunaan frasa di tengah laporan serangan balik terhadap orang Asia-Amerika karena virus korona, presiden mengatakan “Itu tidak rasis sama sekali.”

    "Itu berasal dari China, itu sebabnya," katanya.

    Banyak pejabat, termasuk Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, telah mengutuk kalimat itu, mengatakan itu tidak akurat dan berpotensi berbahaya karena mempromosikan asosiasi rasis antara virus korona dan orang-orang dari Tiongkok.

    Trump mengatakan bahwa pemerintahannya mengaktifkan Badan Manajemen Darurat Federal di semua wilayah negara itu untuk membantu dalam tanggapan virus korona. Presiden juga mengatakan dia akan mengerahkan dua kapal rumah sakit Angkatan Laut ke California dan New York ketika kasus virus korona meningkat di kedua negara bagian itu.

    Sebelumnya Rabu, Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat dan Kanada telah sepakat untuk menutup perbatasan mereka untuk semua ‘lalu lintas tidak penting’ karena penyebaran virus korona.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id