Diduga Korupsi, Mantan Raja Spanyol Asingkan Diri ke Luar Negeri

    Fajar Nugraha - 04 Agustus 2020 06:26 WIB
    Diduga Korupsi, Mantan Raja Spanyol Asingkan Diri ke Luar Negeri
    Mantan Raja Spanyol Juan Carlos I asingkan diri setelah diduga terlibat korupsi. Foto: AFP
    Madrid: Mantan Raja Spanyol Juan Carlos I, yang menghadapi penyelidikan di dalam dan luar negeri atas dugaan korupsi, mengumumkan bahwa ia akan pergi dalam pengasingan.

    Mantan Raja yang berusia 82 tahun itu mengungkapkan dia akan meninggalkan negara itu dalam sepucuk surat kepada putranya, Raja Felipe VI. Felipe pun menerima keputusannya dan berterima kasih padanya pada Senin 3 Agustus 2020.

    "Didorong keyakinan untuk melayani rakyat Spanyol, institusinya, dan Anda sebagai raja, saya memberi tahu Anda tentang keputusan saya saat ini untuk pergi ke pengasingan di luar Spanyol," tulis Juan Carlos dalam surat kepada Raja Felipe,kata istana kerajaan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Selasa 4 Agustus 2020.

    "Ini keputusan yang saya ambil dengan kesedihan yang mendalam, tetapi dengan pikiran yang tenang,” tambahnya.

    Meskipun menyatakan untuk pergi, Juan Carlos tidak mengatakan ke mana dia akan pergi ke pengasingan.

    Penyelidikan sedang berlangsung di Swiss dan Spanyol di mana media terus mempublikasikan rincian pengelolaan dana yang mencurigakan. Dana itu diduga dibayarkan kepada mantan kepala negara oleh Arab Saudi.

    Mahkamah Agung Spanyol pada Juni mengumumkan penyelidikan untuk menentukan tanggung jawab hukum mantan raja - tetapi karena kekebalan yang ia pegang hanya untuk tindakan yang dilakukan setelah turun takhta.

    Kecurigaan berfokus pada USD100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun yang diduga telah dibayarkan secara diam-diam ke rekening bank Swiss pada 2008.

    Setelah serangkaian pengungkapan oleh media, Perdana Menteri Pedro Sanchez mengatakan pada Juli lalu bahwa "seluruh penduduk Spanyol menerima informasi yang mengganggu yang mengganggu bagi kita semua, termasuk saya".

    Pengacara Juan Carlos,  Javier Sanchez-Junco, mengeluarkan pernyataan Senin mengatakan kliennya tidak berusaha untuk melarikan diri dari keadilan dengan pergi ke pengasingan dan akan tetap bersedia menghadapi jaksa penuntut.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id