Bernie Sanders Mundur dari Pencalonan Kandidat Capres AS

    Fajar Nugraha - 09 April 2020 10:21 WIB
    Bernie Sanders Mundur dari Pencalonan Kandidat Capres AS
    Bernie Sanders putuskan mundur dari kandidasi Capres AS dari Partai Demokrat. Foto: Xinhua
    Washington: Kandidat Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Bernie Sanders memutuskan untuk mundur dari pertarungan. Keputusan ini membuat Joe Biden sebagai satu-satunya kandidat yang tersisa sebagai Calon Presiden AS dari Partai Demokrat.

    Dalam pidato yang disiarkan langsung ke pendukung pada Rabu malam waktu setempat, Sanders mengatakan "jalan menuju kemenangan sebenarnya tidak mungkin.” Terutama dengan sekitar 300 suara delegasi yang lebih sedikit daripada Biden.

    "Jadi sementara kami memenangkan pertarungan ideologis dan sementara kami memenangkan dukungan dari begitu banyak orang muda dan pekerja di seluruh negeri. Saya telah menyimpulkan bahwa pertempuran untuk nominasi Demokrat tidak akan berhasil," kata Sanders, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis, 9 April 2020.

    "Jadi hari ini saya mengumumkan penangguhan kampanye saya,” ujarnya.

    Dikenal sebagai senator dari negara bagian Vermont dan seorang sosialis demokratik, Sanders tertinggal di belakang mantan Wakil Presiden Biden dalam beberapa pemilihan pendahuluan. Dimulai di Carolina Selatan pada akhir Februari dan memuncak di negara bagian penting Michigan dan Florida Maret lalu, sebelum Wabah virus korona mengganggu proses pemilihan.

    Sementara mengakui bahwa dia tidak dapat melanjutkan kampanye Sanders menegaskan bahwa ia dan para pendukungnya telah menang di bidang ideologis.

    "Hanya sedikit yang akan menyangkal bahwa selama lima tahun terakhir gerakan kami telah memenangkan perjuangan ideologis," ujar pria 78 tahun itu.

    Selama nominasi, Biden telah membangun keunggulan dalam suara delegasi yang menentukan. Mantan rekan Barack Obama di pemerintahan itu mengumpulkan lebih dari setengah dari 1.991 suara yang diperlukan untuk nominasi, sehingga terus mempersempit jalur Sanders menuju pertarungan sebenarnya dengan Presiden Donald Trump di Pemilu Presiden AS 2020.

    Politisi veteran itu mengatakan ia akan tetap mengikuti pemungutan suara di negara-negara bagian yang masih berharap memiliki pemilihan pendahuluan meskipun ada pandemi covid-19. Ia akan terus mengumpulkan delegasi untuk meneruskan pesannya ke depan. "Sementara kampanye ini akan segera berakhir, gerakan kita tidak akan berakhir,” tegasnya.

    Sanders telah berkampanye dengan mengutamakan agenda kebijakan progresif yang mencakup Medicare for All yang berarti melalui sistem perawatan kesehatan yang dipimpin pemerintah. Kemudian Green New Deal untuk mengatasi perubahan iklim, dan College for All yang menjamin kuliah umum dan bebas-hutang.

    Ini bukan pertama kalinya Sanders mencalonkan diri dalam kandidat capres Partai Demokrat. Pada 2016 lalu dia bertarung dengan Hillary Clinton, namun berakhir dengan kekalahan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id