comscore

Hendak Picu Kerusuhan, 31 Pria Supremasi Kulit Putih AS Ditangkap

Willy Haryono - 12 Juni 2022 11:18 WIB
Hendak Picu Kerusuhan, 31 Pria Supremasi Kulit Putih AS Ditangkap
Polisi menangkap 31 pria anggota grup supremasi kulit putih Patriot Front di Idaho, AS, 11 Juni 2022. (North Country Off Grid / YouTube)
Idaho: Kepolisian di negara bagian Idaho, Amerika Serikat (AS), menangkap 31 pria dari grup supremasi kulit putih yang berencana memicu kerusuhan di sebuah acara Pride di kota Coeur d'Alene pada Sabtu kemarin. Polisi mengaku menerima panggilan telepon dari seorang warga yang mengaku melihat sekelompok pria mencurigakan.

Lee White, kepala kepolisian Coeur d'Alene, mengatakan kepada awak media bahwa mereka semua didakwa dengan konspirasi untuk berbuat kerusuhan, yang merupakan sebuah tindak pidana ringan. Ia mengatakan dakwaan susulan bisa saja dilayangkan di lain waktu.
"Seorang warga mengatakan bahwa dirinya melihat sekelompok pria yang terlihat seperti 'pasukan militer kecil' di area parkir sebuah hotel," ucap White, dikutip dari DW, Minggu, 12 Juni 2022.

Polisi menghentikan truk yang mengangkut 31 pria tersebut sekitar 10 menit usai panggilan telepon. Di dalamnya, polisi menemukan peralatan antihuru-hara, granat asap, pelindung tulang kering, dan sebuah dokumen "rencana operasi."

"Mereka datang untuk berbuat kerusuhan di pusat kota," ucap White.

Para pria dari grup Patriot Front tersebut berasal dari 11 negara bagian, termasuk Texas, Colorado dan Virginia. Hanya ada satu pria yang berasal Idaho, sebut White.

Video dari lokasi penangkapan memperlihatkan setidaknya 20 pria tengah berlutut di samping truk dengan tangan terikat. Mereka semua memakai celana khaki, baju biru, masker putih dan topi baseball. Salah satu pria memakai baju yang bagian belakangnya bertuliskan "Reclaim Amerika" atau "Rebut Kembali Amerika."

Patriot Front dilabeli sebagai "grup kebencian nasionalis kulit putih" oleh Southern Poverty Law Center, sebuah lembaga yang mencatat pergerakan kelompok-kelompok berlandasan kebencian dan ekstremisme di AS.

Manifesto Patriot Front menyerukan pembentukan sebuah negara bagian di AS yang semua penduduknya adalah kulit putih. Grup tersebut dibentuk usai unjuk rasa Virginia di tahun 2017, di mana seorang individu berhaluan neo-Nazi menabrakkan mobilnya ke arah demonstran, berujung pada satu kematian.

Baca:  Biden Minta Warga AS Melawan Supremasi Kulit Putih

(WIL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id