Kasus Harian Covid-19 di AS Turun 3 Pekan Berturut-turut

    Willy Haryono - 04 Mei 2021 06:53 WIB
    Kasus Harian Covid-19 di AS Turun 3 Pekan Berturut-turut
    Warga AS berjalan melewati papan petunjuk lokasi tes Covid-19 di New York pada 29 Maret 2021. (SPENCER PLATT / Getty / AFP)



    Washington: Jumlah kasus baru Covid-19 di Amerika Serikat menurun selama tiga pekan berturut-turut, menurut catatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) hingga Senin, 3 Mei 2021. Namun di waktu bersamaan, laju vaksinasi Covid-19 di AS menurun yang dikhawatirkan dapat menghambat tercapainya kekebalan kelompok atau herd immunity.

    Menurut kompilasi data CDC, infeksi harian Covid-19 AS pada Senin kemarin berada di angka 52.528, turun 16,2 persen dari pekan lalu.






    Kematian akibat Covid-19 di AS juga turun 8,2 persen dari pekan sebelumnya, yakni rata-rata 658 per hari jika dibandingkan dengan angka di bulan Juli tahun lalu.

    Hampir sepertiga populasi di AS sudah menerima vaksinasi Covid-19 secara menyeluruh, dan lebih dari 43 persennya sudah menerima setidaknya satu dosis vaksin. Namun ada kekhawatiran mengenai laju vaksinasi, yang turun sekitar 10 persen dari pekan kemarin.

    Baca:  100 Juta Orang Dewasa di AS Sudah Ikuti Vaksinasi Covid-19

    Saat ditanya apakah AS akan mencapai kekebalan kelompok, Presiden AS Joe Biden berkata: "Saya rasa pada akhir musim panas, kita akan berada dalam posisi yang sangat berbeda dari saat ini."

    "Permintaan saya kepada kalian semua adalah, tolong ikuti vaksinasi," sambung dia, dikutip dari laman Al Jazeera.

    Lebih dari 32 juta warga AS telah terinfeksi Covid-19 sejak awal pandemi, dan lebih dari 577 ribu di antaranya meninggal dunia -- angka tertinggi di dunia menurut data Johns Hopkins University.

    Namun penurunan infeksi harian Covid-19 telah membuat sejumlah negara bagian AS melonggarkan berbagai pembatasan.

    Senin kemarin, Gubernur New York, New Jersey, dan Connecticut berencana mencabut pembatasan Covid-19 di bidang usaha, termasuk toko retail, layanan makanan, dan pusat kebugaran, mulai 19 Mei mendatang.

    Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan, keputusan mencabut pembatasan didasarkan pada penurunan stabil diagnosis positif tes Covid-19 dan angka pasien yang dirawat di rumah sakit.

    "Warga New York telah membuat kemajuan luar biasa. Saatnya menyesuaikan keputusan berdasarkan data dan sains," tutur Cuomo.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id