Infeksi Covid-19 Naik Lagi, Jerman Desak Warga Hati-hati

    Fajar Nugraha - 22 Februari 2021 14:18 WIB
    Infeksi Covid-19 Naik Lagi, Jerman Desak Warga Hati-hati
    Angka infeksi covid-19 di Jerman kembali naik. Foto: AFP



    Berlin: Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn mendesak warga agar berhati-hati dalam menghadapi meningkat kembali jumlah infeksi covid-19. Tepat ketika sekolah-sekolah di seluruh Jerman bersiap untuk dibuka kembali.

    "Virus tidak membuat kami mudah," kata Spahn kepada penyiar Jerman ARD pada Minggu 21 Februari 2021, seperti dikutip AFP, Senin 22 Februari 2021.




    "Kami melihat bahwa jumlahnya meningkat lagi. Itu menjengkelkan, dan membawa kembali beberapa ketidakpastian. Itulah mengapa kehati-hatian, pengujian, dan vaksinasi harus terus memandu jalan kami,” tegas Spahn.

    Jerman telah diisolasi sebagian sejak November, dan telah berhasil menurunkan tingkat infeksi dalam beberapa pekan terakhir.

    Tetapi jumlahnya kemudian mulai stabil dan bahkan sedikit meningkat dalam beberapa hari terakhir. Ini adalah sebuah tren yang disebabkan oleh penyebaran cepat varian baru virus korona Inggris yang lebih menular.

    Para ahli memperingatkan bahwa Jerman mungkin berada di awal gelombang virus korona ketiga, bahkan ketika 16 negara bagian negara itu mulai melonggarkan beberapa pembatasan mereka. Mulai Senin, sekolah dan pusat penitipan anak akan dibuka kembali di 10 wilayah Jerman.

    Banyak sekolah berencana untuk membatasi ukuran kelas di samping tindakan pencegahan lainnya seperti mengenakan masker dan menyiarkan ruangan. Tetapi para kritikus mempertanyakan apakah waktunya tepat untuk pembukaan kembali.

    Spahn mengatakan, keseimbangan harus dicapai antara melindungi Jerman dari risiko yang ditimbulkan oleh varian virus baru yang lebih menular dan kebutuhan anak-anak untuk memiliki semacam 'kehidupan sehari-hari yang normal'.

    Menurut pandangan Spahn, dampak pembukaan kembali sekolah akan diawasi dengan ketat sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

    "Begitu sekolah dan tempat penitipan anak dibuka kembali, jutaan orang akan keluar dan sekitar. Kami perlu melihat perbedaan apa yang terjadi terkait mutasi tersebut," kata Spahn.

    "Kami tidak bisa membuat janji palsu tentang relaksasi lebih lanjut,” tambahnya.

    Spahn dan 16 menteri kesehatan regional Jerman pada Senin akan membahas pemindahan guru dan pengasuh anak yang lebih tinggi dalam daftar prioritas vaksin. Jika disetujui, mereka akan pindah dari grup tiga ke grup dua, membuat mereka berada di urutan berikutnya setelah Jerman memvaksinasi sebagian besar lansia yang tinggal di panti jompo.

    Jerman menambahkan 7.676 kasus covid-19 lainnya pada Minggu, menjadikan total sejak awal pandemi menjadi lebih dari 2,3 juta. Menurut Robert Koch Institute, lebih dari 67.000 orang telah meninggal akibat virus.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id