Senat AS Loloskan Stimulus Covid-19 Sebesar Rp27 Ribu Triliun

    Willy Haryono - 07 Maret 2021 09:25 WIB
    Senat AS Loloskan Stimulus Covid-19 Sebesar Rp27 Ribu Triliun
    Gedung Capitol di Washington DC menyala di malam hari saat jajaran Senator AS membahas mengenai stimulus Covid-19 pada Jumat, 5 Maret 2021. (ALEX WONG / Getty /AFP)



    Washington: Senat Amerika Serikat meloloskan paket stimulus ekonomi Covid-19 senilai USD1,9 triliun atau setara lebih dari Rp27 ribu triliun pada Sabtu, 6 Maret 2021. Stimulus ini berhasil diloloskan lewat margin dukungan tipis 50-49.

    Dilansir dari laman stuff.co.nz pada Minggu, 7 Maret 2021, stimulus tersebut diloloskan di menit-menit akhir dan telah dikembalikan ke Dewan Perwakilan Rakyat AS, untuk kemudian ditandatangani Presiden Joe Biden paling cepat pekan depan.






    Walau mayoritas warga AS akan tetap mendapat USD1.400 per orang, Biden ingin memperluas bantuan tersebut kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya.

    Baca:  Yellen Terus Dorong Paket Stimulus USD1,9 Triliun Diloloskan Kongres

    Pada akhirnya, Partai Demokrat dan Republik di level Senat menyepakati bahwa bantuan tunggal diberikan kepada individu dengan penghasilan tahunan di bawah USD75 ribu, dan bantuan gabungan untuk mereka yang berpenghasilan di bawah USD150 ribu per tahun.

    Terdapat perubahan yang dipicu diloloskannya paket stimulus ini, yakni pengurangan angka bantuan federal bagi pengangguran dari sebelumnya USD400 menjadi USD300 per pekan.

    Amandemen ini dibutuhkan setelah upaya meloloskan stimulus selalu dihentikan Senator Joe Manchin asal West Virginia. Ia mendukung amandemen karena merasa jika pengangguran diberi dana bantuan yang terlalu besar, maka mereka tidak akan termotivasi untuk bekerja.

    "Kami ingin orang-orang kembali bekerja. Kami kesulitan mendorong orang untuk kembali bekerja demi menjalankan roda perekonomian," tutur Manchin.

    "Merupakan hal buruk jika pintu (lapangan pekerjaan) dibuka tapi tidak ada yang bekerja," lanjut dia.

    Paket stimulus RP27 ribu triliun ini tidak mendapat satu pun suara dukungan dari Republik. Stimulus berhasil lolos karena Senator Republik Dan Sullivan asal Alaska tidak hadir karena adanya kematian dalam keluarga.

    Meski kelompok konservatif tidak mendukung stimulus Biden, sebuah survei dari Vox menunjukkan hampir separuh masyarakat pendukung Republik ingin agar paket stimulus segera diloloskan walau angkanya tidak sesuai harapan mereka.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id