Dipaksa Lepas Masker, Wanita Asia di New York Dipukul dengan Palu

    Wahyu Dwi Anggoro - 05 Mei 2021 16:03 WIB
    Dipaksa Lepas Masker, Wanita Asia di New York Dipukul dengan Palu
    Ilustrasi polisi. Foto: TNS



    New York: Seorang wanita Asia yang berjalan di Manhattan, New York dipukul di kepalanya dengan palu oleh orang asing yang meminta korban melepas maskernya. Ini merupakan rangkaian baru aksi kekerasan anti-Asia di Amerika Serikat (AS).

    NYPD sedang menyelidiki serangan itu sebagai kemungkinan kejahatan rasial. Serangan semacam ini nampak sering terjadi di New York.

     



    Korban berusia 31 tahun itu sedang berjalan di West 42nd Street dia didatangi oleh seorang wanita di dekat Ninth Avenue sekitar jam 8.45 malam pada Minggu.

    Menurut polisi pelaku memaksa korban sambil mengatakan, “lepaskan masker Anda”. Polisi menilai tuntutan dari pelaku yang berusia 50 tahun itu sangat aneh.

    “Penyerang memukul kepala korban dengan palu sebelum berlari ke timur di West 42nd Street,” kata polisi, seperti dikutip South China Morning Post, Rabu 5 Mei 2021.

    Petugas medis membawa korban ke NYU Langone Health dalam kondisi stabil dengan luka di kepala.

    “Penyerang diketahui mengenakan jins hitam dan tank top hitam,” tegas pihak polisi.

    Warga New York yang telah divaksinasi penuh sekarang diizinkan untuk berjalan-jalan di luar tanpa masker. Mereka mengikuti pedoman nasional yang baru-baru ini direvisi dari Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden.

    Namun penduduk New York tetap dianjurkan untuk memakai masker jika mereka dalam rombongan besar, bahkan saat berada di luar.

    Hanya beberapa jam sebelum serangan, para petinggi kota berbicara pada kampanye di Flushing, Queens, untuk mengecam serentetan kejahatan rasial dan menyerukan hukuman yang lebih keras.

    “Kepada siapa pun yang melakukan kejahatan rasial, terus terang saja, mari kita perjelas: kami akan menemukan Anda, kami akan menuntut Anda,” kata Wali Kota Bill de Blasio.

    “Anda akan menanggung akibatnya,” tegasnya.

    Senator Chuck Schumer, yang juga berbicara di kampanye itu, mengatakan pemerintahan Biden telah mengambil pendekatan yang lebih agresif untuk menindak kejahatan rasial.

    “Bagi mereka yang mengabadikan kebencian Asia, kami sekarang memiliki orang-orang di Departemen Kehakiman yang berdedikasi untuk menemukan Anda, mengungkap Anda dan menuntut Anda,” kata Schumer.

    (WAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id